Tokoh teknologi Bill Gates menyampaikan peringatan keras mengenai potensi bahaya kecerdasan buatan.
Ia menilai teknologi AI dapat disalahgunakan oleh pihak berniat jahat hingga memicu miliaran kematian.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam cuplikan wawancara dengan program Meet the Press.
Menurut Gates, belum pernah ada senjata yang memiliki kekuatan setara kombinasi alat AI modern dan niat buruk manusia.
Kekhawatiran serupa sebelumnya juga disuarakan oleh sejumlah peneliti serta pelaku industri AI.
Mantan karyawan Anthropic, Jacob Coxon, menuding perusahaan-perusahaan AI bertaruh dengan masa depan manusia.
Sementara itu, Evan Hubinger meyakini ada peluang sepuluh persen AI memusnahkan umat manusia dalam satu dekade.
CEO Anthropic Dario Amodei bahkan sempat menyerukan agar pengembangan AI tingkat lanjut ditunda.
Seruan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah tokoh industri seperti Sam Altman dan Elon Musk.
Bill Gates menegaskan bahwa industri kecerdasan buatan memerlukan regulasi ketat dari pemerintah.
Pengawasan mandiri oleh perusahaan dinilai tidak akan cukup untuk mengatur tindakan mereka sendiri.
Ia menyebut keterlibatan politisi serta penegak hukum sangat diperlukan dalam menyusun pengamanan wajib.
Sebelumnya, Gates juga menulis esai yang membahas risiko penyalahgunaan AI untuk serangan siber dan disinformasi.
