⌂ Beranda › News › Dampak AI China Murah yang Bikin AS Lakukan Penyelidikan
News

Dampak AI China Murah yang Bikin AS Lakukan Penyelidikan

Ilustrasi teknologi kecerdasan buatan global
Dampak AI China Murah yang Bikin AS Lakukan Penyelidikan Pexels
A A Ukuran Teks16px

Perkembangan kecerdasan buatan menjadi sorotan utama dalam pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Sejumlah perusahaan asal China seperti DeepSeek, Z. ai, dan Alibaba meluncurkan model AI baru dengan performa signifikan.

Lonjakan Adopsi Global Model AI Asal China

Data penggunaan menunjukkan tingkat adopsi model AI China oleh berbagai perusahaan meningkat secara substansial.

Pangsa penggunaan model tersebut beralih menjadi mayoritas di dua platform developer utama yang menyediakan akses bagi perusahaan.

Model-model China menyumbang 57%-67% total token di OpenRouter dan pangsa Vercel naik menjadi 55% pada bulan Agustus.

Kondisi ini memicu kekhawatiran di Washington sehingga dua komite DPR AS melakukan penyelidikan terhadap lonjakan adopsi tersebut.

AS berupaya mempertahankan dominasi teknologi dengan membatasi pembelian chip mutakhir oleh perusahaan China.

Namun, perusahaan China tetap mengakses chip Nvidia jarak jauh melalui data center luar negeri dan metode distilasi.

Faktor harga menjadi kunci utama di balik lonjakan adopsi model open source buatan China yang dinilai sangat hemat biaya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru