Pola tersebut mencakup komunitas, server dan game yang terhubung, tingkat aktivitas, serta usia akun.
Discord menegaskan sistem itu tidak membaca pesan, panggilan, atau konten pengguna untuk menentukan kelompok usia.
Tidak ada satu server atau komunitas yang secara otomatis menentukan usia seseorang. Model melihat pola dari berbagai akun untuk menghasilkan perkiraan kelompok usia.
Discord mengakui model tersebut tidak sempurna dan bisa salah mengelompokkan pengguna.
Jika pengguna dewasa ditempatkan dalam kelompok remaja atau statusnya belum terkonfirmasi, mereka dapat melakukan konfirmasi usia secara manual.
Salah satu perubahan terbesar setelah mendapat masukan pengguna adalah bertambahnya pilihan untuk membuktikan usia. Discord mengatakan metode yang tersedia dapat berbeda tergantung wilayah dan perangkat.
Pilihannya antara lain kartu kredit, Apple App Store, Google Play Store, Google Wallet, video selfie, pemindaian identitas, serta AgeKey.
Dengan opsi kartu kredit, informasi kartu diteruskan oleh k-ID ke Stripe untuk memastikan kartu dimiliki dan diotorisasi oleh orang dewasa.
Discord dan k-ID disebut tidak menerima detail kartu tersebut. Pengguna juga dapat mengizinkan Apple atau Google membagikan rentang usia kepada Discord, bukan tanggal lahir lengkap.
Untuk video selfie, Discord mengatakan proses estimasi usia dilakukan sepenuhnya di perangkat. Data biometrik pun dipastikan tidak dikirim ke mereka.
Pengguna yang masuk kelompok usia 13-17 tahun masih dapat mengirim pesan kepada teman, melakukan panggilan suara, dan bergabung dengan server yang tidak dibatasi usia.
Namun, mereka mendapat sejumlah perlindungan tambahan.
Misalnya, gambar sensitif dapat diburamkan atau diblokir. Mereka juga tidak dapat mengakses server, channel, dan perintah bot yang dibatasi untuk pengguna dewasa.
Pesan dari orang yang bukan teman akan masuk ke kotak message requests untuk ditinjau terlebih dahulu.