Paus Leo melontarkan kritik tajam kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan CEO Nvidia Jensen Huang.
Keduanya dinilai meremehkan potensi bahaya kecerdasan buatan atau AI bagi masa depan manusia.
Dalam keterangannya, Paus Leo menegaskan bahwa kekhawatiran yang diungkapkan para pakar harus disikapi secara serius.
Ia menyebut risiko tersebut bukanlah berita palsu seperti yang sempat dilontarkan oleh beberapa pihak.
Trump sebelumnya sempat menyebut kekhawatiran terhadap bahaya AI sebagai sebuah hoax. Sementara itu, Huang juga menentang adanya pembatasan serta regulasi ketat dari pemerintah terkait pengembangan teknologi ini.
Di sisi lain, sejumlah pemimpin perusahaan teknologi besar justru mendesak agar pengembangan AI dikendalikan. Mereka menyerukan adanya kerja sama global demi memastikan keamanan penggunaan kecerdasan buatan.
Paus Leo sendiri tidak merasa panik, tetapi ia mendesak para pemimpin dunia untuk memperkuat dialog dan investigasi.
Regulasi yang kuat dinilai penting agar AI benar-benar melayani manusia tanpa membawa kehancuran.