Kekhawatiran orang tua terhadap penggunaan kecerdasan buatan oleh anak dan remaja semakin besar.
Pertanyaan mengenai cara chatbot menjawab hal-hal yang belum pantas diakses anak memicu perhatian khusus dari pengembang.
Lapisan Perlindungan Khusus
Head of Policy Southeast Asia OpenAI, Sandy Kunvatanagarn, menyatakan pihaknya menerapkan beberapa lapisan perlindungan.
Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh pengguna dengan tambahan aturan bagi anak serta remaja.
Pernyataan itu disampaikan Sandy dalam sesi tanya jawab media gathering di Jakarta Pusat.
OpenAI menggunakan fitur prediksi umur untuk mengenali tingkat kecukupan usia pengguna.
Pengguna dalam kategori anak akan mendapatkan perlindungan tambahan berupa penyusunan respons yang berbeda.
Penjagaan khusus tersebut diterapkan saat menghadapi topik berkaitan dengan kekerasan hingga penampilan diri.
Pendekatan ini memastikan anak tetap memperoleh manfaat teknologi dalam lingkungan yang sesuai.
Selain teknologi, OpenAI turut menyediakan fitur Pengawasan Orang Tua guna mendukung pendampingan keluarga.
