Kehadiran GPT-6 membawa pembaruan besar pada platform ChatGPT melalui fitur Intelligent UI yang semakin berkembang.
Pengguna kini bisa memperoleh jawaban berupa gambar, diagram, simulasi, serta berbagai elemen interaktif buatan kecerdasan buatan.
Fokus Utama OpenAI Terkait Fitur Visual
Kemampuan baru tersebut memunculkan pertanyaan mengenai potensi pergeseran kebiasaan mencari informasi di internet.
Aarush Selvan selaku Product Manager OpenAI memberikan tanggapan dalam sesi briefing media virtual pada hari Kamis.
Ia menegaskan bahwa fokus utama OpenAI bukanlah menggantikan mesin pencari tradisional seperti Google Search.
Tujuan utamanya adalah memastikan setiap pengguna mendapatkan jawaban terbaik sesuai kebutuhan pertanyaan mereka.
Selama ini ChatGPT sebenarnya sudah mampu menjawab banyak pertanyaan dengan baik secara berbasis teks.
Namun, format teks terkadang belum cukup membantu pengguna menyelesaikan tugas spesifik tertentu.
Penerapan Visual untuk Belanja dan Edukasi
Aarush mencontohkan aktivitas belanja online sebagai salah satu bidang yang mendapat manfaat besar dari Intelligent UI.
Pengguna sering mencari rekomendasi produk dan inspirasi belanja melalui ChatGPT sebelum memutuskan membeli.
Eksplorasi pilihan tersebut menjadi lebih mudah karena tampilan produk bisa disajikan secara visual.
Selain belanja, OpenAI juga melihat potensi besar fitur ini dalam bidang pendidikan serta pembelajaran materi.
Demonstrasi menunjukkan ChatGPT mampu membuat simulasi interaktif aturan offside sepakbola dan diagram gaya angkat sayap pesawat.
Terkait kemungkinan mengurangi ketergantungan pada mesin pencari, pihak OpenAI belum memberikan kesimpulan pasti.
OpenAI memilih untuk mengamati cara pengguna memanfaatkan Intelligent UI serta kebutuhan baru yang muncul.