⌂ Beranda › News › Peran vital manusia saat AI mendominasi pengolahan data masa kini
News

Peran vital manusia saat AI mendominasi pengolahan data masa kini

Ilustrasi kecerdasan buatan dan interaksi manusia
Peran vital manusia saat AI mendominasi pengolahan data masa kini Pexels
A A Ukuran Teks16px

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI yang semakin canggih tidak serta-merta membuat seluruh kemampuan manusia menjadi tidak relevan.

Sejumlah kualitas mendasar dari manusia justru dinilai akan semakin penting ketika sistem mesin mulai mengambil alih berbagai tugas.

Carlos Quaderi selaku Head of Asia Pacific Zoom menjelaskan bahwa teknologi AI memang semakin pintar dalam mengolah informasi.

Namun, teknologi tersebut tetap tidak memiliki kesadaran murni seperti yang dimiliki oleh manusia secara alami.

Hal tersebut disampaikannya dalam sesi wawancara yang berlangsung di kawasan Pacific Place, Jakarta.

Menurutnya, sistem AI dapat meniru cara berpikir serta berkomunikasi seolah-olah mempunyai kesadaran sendiri.

Meskipun demikian, kemampuan imitasi tersebut tetap berbeda jauh dari kesadaran manusia yang sesungguhnya.

Oleh sebab itu, kualitas seperti empati, kebijaksanaan, dan pengalaman dinilai bakal semakin krusial ke depannya.

Peran manusia juga diproyeksikan akan berubah seiring kemampuan AI yang tidak sekadar menghasilkan luaran data.

Manusia tidak cukup hanya memeriksa hasil kerja mesin, tetapi perlu tetap terlibat dalam proses pengambilan keputusan penting.

Konsep tersebut dikenal sebagai manusia di dalam putaran atau human in the loop untuk melakukan pengawasan.

Sebagai contoh di bidang medis, AI mungkin mampu membantu menganalisis data kondisi kesehatan seseorang.

Namun, keputusan akhir dan penanganan medis tetap membutuhkan keterlibatan tenaga dokter secara fisik.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru