Telkomsel menghadirkan inovasi baru dengan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dalam infrastruktur jaringan seluler 5G.
Langkah tersebut diterapkan untuk meningkatkan kualitas serta menjaga stabilitas layanan bagi para pelanggan.
Penyesuaian Parameter Berdasarkan Aktivitas Pengguna
Manager Network VIP and HVC Management Jabodetabek Telkomsel Muhammad Hidaya Rido Tarigan menyatakan setiap pengguna mempunyai kebutuhan konektivitas berbeda.
Operator tidak bisa menerapkan pengaturan jaringan yang serupa untuk seluruh pelanggan di lapangan.
Ada lima metrik utama yang menjadi fokus utama dalam mengoptimalkan kualitas jaringan secara otomatis.
Kelima parameter tersebut meliputi download throughput, upload throughput, latensi, jitter, serta packet loss.
Parameter itu disesuaikan langsung dengan jenis aktivitas yang sedang dilakukan oleh masing-masing pengguna.
Dukungan lelang spektrum frekuensi baru di pita 700 MHz dan 2,6 GHz turut memperluas kapasitas lalu lintas data.
Redaktur detikINET Agus Tri Haryanto menilai integrasi ini menjadi solusi atas kebutuhan internet yang semakin kompleks.
Kombinasi teknologi tersebut dinilai sangat membantu para kreator konten dan live streamer yang membutuhkan koneksi stabil.