Conor McGregor kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena aksinya di oktagon. Petarung UFC itu dicap pengkhianat oleh teman lamanya, Artem Lobov.
Lobov mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial pribadi. Ia merasa McGregor telah melupakan orang-orang yang membantunya sejak awal karier.
Hubungan keduanya memang sedang memanas. Mereka baru saja menyelesaikan sengketa hukum terkait merek wiski Proper No. Twelve.
Kekecewaan Lobov
Lobov mengaku hanya menerima kesetiaan dengan angka kecil, jauh dari yang dijanjikan. Padahal, ia telah menemani McGregor dari nol.
Dalam unggahannya, Lobov menulis bahwa McGregor tidak mempedulikan siapa pun.
Ia menyebut McGregor mengkhianati pelatih dan semua sahabat baiknya, termasuk Lee, Derek, Gerry Vegas, Charlie, dan dirinya sendiri.
Lobov juga mengungkapkan adanya kesepakatan lisan terkait berbagai proyek. Uang masuk, tetapi McGregor tidak membayar apa yang dijanjikan.
Ia bahkan menyebut McGregor tertipu habis-habisan dalam kesepakatan wiski. Menurut Lobov, manajer McGregor, Audie, mencuri uang darinya maupun dari Lobov.
Sebagai pria berusia 40 tahun, Lobov menegaskan tidak mengatakan hal ini sembarangan.
Lobov juga mengaku keluarganya sempat diancam. Mobilnya hendak dibakar dan ibunya yang berusia 60 tahun didatangi preman bayaran dengan palu.
McGregor disebut tidak berani menelepon Lobov secara langsung. Ia malah menantang Lobov bertarung pada pukul 4 pagi, yang disebut Lobov sebagai jamnya pecandu.
Lobov menilai McGregor sudah berubah. Bahkan soal kontrak UFC yang kabarnya tersisa satu pertarungan lagi, kelanjutannya tidak jelas.
