Kiper Andorra Jesus Owono dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk gantung sepatu lebih cepat setelah insiden tragis di lapangan.
Pemain berusia 25 tahun itu merasa sangat terpukul menyusul kematian striker Tenerife, Jesus de Miguel, akibat benturan keras.
Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika kedua pemain terlibat dalam duel perebutan bola di udara dalam laga divisi 2 Liga Spanyol.
Benturan keras pada bagian dada tersebut membuat De Miguel mengalami henti jantung dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.
Owono dan keluarganya juga dikabarkan menerima hujatan serta ancaman masif di media sosial akibat insiden tidak disengaja itu.
Klub Andorra memberikan dukungan psikologis penuh kepada penjaga gawang Timnas Guinea Ekuatorial tersebut untuk memulihkan kondisi mentalnya.