Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal memberikan sinyal positif mengenai rencana perekrutannya ke dalam jajaran kabinet pemerintahan.
Tokoh buruh tersebut membenarkan adanya komunikasi dengan pihak Istana Kepresidenan pada Minggu (7/6/2026).
Said Iqbal meminta publik untuk menunggu keputusan resmi dari pihak berwenang.
"Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden ya," ujarnya saat dimintai konfirmasi.
Ia juga mengakui kebenaran kabar tersebut dengan jawaban singkat, "Iya."
Meski demikian, Said Iqbal belum bersedia merinci posisi spesifik yang akan ditempati.
Namun, ia mengisyaratkan jabatan tersebut tidak akan jauh dari bidang perjuangan buruh yang selama ini digelutinya.
"Kemungkinan sekitar isu ketenagakerjaan," jelas Said Iqbal.
Pembahasan Internal Istana
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa opsi tersebut sedang dalam tahap pembahasan internal.
Pernyataan itu disampaikan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (4/6).
Prasetyo Hadi menegaskan bahwa porsi jabatan yang diberikan akan selaras dengan fokus tuntutan yang kerap disuarakan Said Iqbal.
"Sedang kita diskusikan. Kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini, dengan buruh, tenaga kerja," ujar Prasetyo Hadi.
Langkah ini dinilai sebagai pengakuan terhadap peran Said Iqbal dalam pergerakan buruh di Indonesia.
Publik masih menanti pengumuman resmi dari pemerintah mengenai kepastian penunjukan Said Iqbal.