Kebiasaan menatap layar ponsel dalam jarak sangat dekat secara intens dapat memicu dampak negatif bagi kesehatan mata. Pengguna smartphone disarankan segera menghentikan kebiasaan tersebut.
Aktivitas ini berisiko menyebabkan gangguan pada indra penglihatan yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.
>>> WWDC 2026 Jadi Panggung Perpisahan Tim Cook, Apple Siapkan iOS 27 dan Siri Lebih Pintar
Dokter spesialis mata Dr. Chelsea Gerlitz dari Calgary Family Eye Doctor mengungkapkan sejumlah gejala kelelahan mata akibat penggunaan gawai berlebih.
Gejala tersebut meliputi mata tegang, mata kering, sakit mata, sakit kepala, penglihatan kabur, penglihatan ganda, mata berair, serta iritasi mata.
Sebagian besar dampak ini bersifat sementara, namun dapat bertambah parah jika tidak ditangani dengan benar.
>>> PT KAI Tambah Frekuensi LRT Jabodebek pada Jam Sibuk Pagi
Dampak fatalnya adalah penurunan kemampuan penglihatan. Kerusakan retina dan gangguan jangka panjang dipicu oleh paparan cahaya biru dari layar gawai.
Tips Mengurangi Risiko Gangguan Mata
Berikut beberapa langkah praktis yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan mata saat menggunakan ponsel:
>>> Imigrasi Semarang Amankan 4 WN Tiongkok dalam Kasus Love Scamming
- Atur jarak pandang ideal sekitar 40–50 cm dari mata.
- Kurangi kecerahan layar agar mata tidak bekerja terlalu keras.
- Aktifkan fitur mode malam, terutama saat menggunakan gawai di malam hari.
- Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, istirahat 20 detik dengan melihat objek sejauh 6 meter.
- Jaga frekuensi berkedip agar mata tetap lembap.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, risiko gangguan penglihatan akibat penggunaan gawai dapat diminimalkan.