Pilihan lainnya adalah memutar lagu anak-anak yang ceria untuk bernyanyi bersama, lalu ajak mengobrol santai tentang cerita di balik lirik lagu tersebut.
6. Berikan Atensi Penuh
Jika orang tua mengobrol sambil menatap gawai, anak akan meniru perilaku setengah hati tersebut. Apabila orang tua mengabaikan mereka, wajar jika anak akhirnya berlaku serupa.
"Penelitian saya menunjukkan bahwa anak-anak sekecil usia prasekolah menyadari ketika orang dewasa tidak sepenuhnya terlibat dalam percakapan mereka," jelas penulis buku "Learning to Listen, Listening to Learn", Mary Renck Jalongo, PhD.
Tentu tidak semua omongan anak merupakan hal penting, tetapi upayakan untuk tetap berfokus pada satu jalur komunikasi.
Singkirkan sementara pekerjaan lain, letakkan gawai, dan berikan atensi penuh lewat tatapan mata.
Orang tua juga bisa mengajukan pertanyaan terkait hari yang telah anak lalui. "Anak-anak merasa dihargai dan bernilai saat orangtua meluangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan.
>>> ASDP Bebaskan Tarif Jasa Kepelabuhanan 100 Persen Selama Libur Sekolah
Ditambah lagi, mereka belajar untuk membalasnya," ungkap Jalongo.
