⌂ Beranda News Google dan PDSKJI Luncurkan Buku Panduan Kesehatan Mental Remaja

Google dan PDSKJI Luncurkan Buku Panduan Kesehatan Mental Remaja

Google dan PDSKJI Luncurkan Buku Panduan Kesehatan Mental Remaja
Ilustrasi remaja sedang belajar menggunakan buku panduan kesehatan mental bersama teknologi.
A A Ukuran Teks16px

YouTube juga merilis inovasi fitur keamanan seperti pengatur durasi menonton Shorts dan pengingat Waktu Tidur. Fitur ini memperkuat platform sebagai ruang kelas digital.

Riset Ipsos pada Agustus 2025 menunjukkan 89 persen orang tua setuju anak mendapat manfaat belajar dari platform YouTube, dan 92 persen menilai pendidikan menjadi lebih mudah diakses.

Bagi pendidik, data riset menunjukkan 82 persen guru terbantu oleh tayangan video untuk menjelaskan materi kompleks, dan 96 persen guru telah mengintegrasikannya ke dalam metode pembelajaran.

Menkomdigi Meutya Hafid mengapresiasi kolaborasi ini dan menekankan peran aktif orang tua serta guru dalam mengawasi aktivitas siber anak.

Melalui PP Tunas, tujuannya bukan melarang anak masuk dunia digital, melainkan menunda hal-hal berbahaya seperti ancaman kontak dengan orang tak dikenal, paparan konten negatif, hingga adiksi.

>>> Aturan Baru Kunjungan Wisatawan di Between Two Gates Kotagede

Penerapan pedoman baru ini diproyeksikan mampu meningkatkan kepercayaan diri orang tua dalam mendampingi dan menjawab pertanyaan kritis anak mengenai dinamika dunia digital.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM