Data dari Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM mencatat kapasitas terpasang PLTP nasional hingga April 2026 telah menyentuh angka 2,75 gigawatt (GW).
Jumlah kapasitas terpasang tersebut saat ini baru setara dengan sekitar 2 persen dari total keseluruhan kapasitas pembangkit listrik nasional yang mencapai 108 GW.
Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025 sampai 2034, pemerintah menargetkan adanya tambahan kapasitas pembangkit panas bumi sebesar 5,2 GW.
Target penambahan pasokan listrik terbesar direncanakan berpusat di Pulau Jawa dengan porsi mencapai 2.503 megawatt (MW).
Selanjutnya, Pulau Sumatera ditargetkan mendapat tambahan sebesar 2.017 MW, diikuti wilayah Sulawesi sebesar 305 MW.
>>> Presiden Prabowo Terima Masukan Ekonomi dari DEN, Bantah Isu Reshuffle
Sementara itu, wilayah Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara secara akumulatif ditargetkan memperoleh tambahan kapasitas sebesar 332 MW.
