Sementara itu, dari kompleks parlemen Senayan, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memberikan klarifikasi bahwa kehadiran jajaran DEN murni untuk menyerahkan analisis makroekonomi demi membantu presiden mengambil kebijakan strategis.
"Jadi, Dewan Ekonomi Nasional pada hari ini memberikan masukan-masukan kepada Presiden mengenai hal-hal yang berkaitan dengan strategi-strategi pertumbuhan ekonomi," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta.
Dasco menegaskan bahwa tidak ada agenda politik eksekutif lain, termasuk rumor mengenai bursa calon Menteri Keuangan baru untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.
"Selain juga kemudian presiden menganalisa dari tim ekonomi yang sudah ada, dan masukan-masukan yang positif ini menurut saya adalah masukan yang berharga bagi presiden untuk pertumbuhan ekonomi kita," katanya.
Dasco kembali mengonfirmasi kepada pihak istana untuk menepis isu-isu spekulatif yang beredar di masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
"Menurut saya pertemuan tadi adalah pure memberikan masukan soal bagaimana kemudian menambah pertumbuhan ekonomi. Saya tadi sudah konfirmasi, tidak ada kemudian pembicaraan-pembicaraan lain," ujarnya.
Pihak legislatif memandang dialog berkala antara kepala negara dan lembaga penasihat ekonomi dapat memperkuat akurasi langkah pembangunan ke depan.
>>> Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni
"Tapi tadi saya sudah konfirmasi bahwa pertemuan hari ini adalah murni menerima masukan dari Dewan Ekonomi Nasional yang diketuai oleh Pak Luhut dan Pak Chatib Basri sebagai anggotanya," ujarnya.
