⌂ Beranda News Rupiah dan IHSG Melonjak Kompak, Optimisme Pasar Menguat

Rupiah dan IHSG Melonjak Kompak, Optimisme Pasar Menguat

Rupiah dan IHSG Melonjak Kompak, Optimisme Pasar Menguat
Grafik IHSG anjlok
A A Ukuran Teks16px

Hal tersebut memicu saham yang mulanya dianggap murah berubah menjadi lebih mahal sehingga pasar perlu melakukan koreksi harga.

“Suku bunga yang lebih tinggi otomatis menaikkan tingkat diskonto dalam perhitungan wajar saham, yang efeknya bisa membuat valuasi saham di BEI cenderung menyusut atau terlihat lebih ketat,” lanjut dia.

Situasi ini berdampak pada ruang pertumbuhan harga saham yang menjadi lebih sempit jika dibandingkan saat rezim suku bunga rendah.

Faktor ini memaksa para pemodal untuk bersikap lebih rigid dalam memilah portofolio saham mereka.

Arah investasi pasar diprediksi bergeser menuju perusahaan dengan sokongan fundamental kokoh, kondisi arus kas yang bugar, serta rasio utang yang berada pada level aman.

>>> Harga BBM BP Naik per 10 Juni 2026, BP 92 dan BP Ultimate Melonjak

“Kondisi ini akan membuat investor menjadi jauh lebih selektif dalam memilih saham, di mana mereka akan lebih menghindari emiten yang sensitif terhadap beban bunga tinggi,” kata dia.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM