⌂ Beranda News Tersangka Korupsi Bea Cukai Akui Pakai Uang Suap untuk Keluarga

Tersangka Korupsi Bea Cukai Akui Pakai Uang Suap untuk Keluarga

Tersangka Korupsi Bea Cukai Akui Pakai Uang Suap untuk Keluarga
Ilustrasi petugas bea cukai menerima suap
A A Ukuran Teks16px

Kasubdit Intel Bea Cukai Kementerian Keuangan, Sisprian Subiaksono, mengaku menggunakan uang hasil suap impor untuk membiayai liburan keluarga dan membelikan barang mewah bagi istrinya.

Pengakuan ini disampaikan saat menjadi saksi dalam sidang kasus importasi Bea Cukai di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta pada Rabu (10/6/2026).

>>> Bank Indonesia Naikkan Suku Bunga Mendadak, Apa Dampaknya?

Sisprian, yang berstatus tersangka, menjelaskan bahwa dirinya meminta dana operasional tersebut langsung dari analis bidang cukai Ditjen Bea Cukai, Salisa.

Aliran dana terungkap dalam persidangan ketika jaksa mempertanyakan rincian penggunaannya.

Jaksa menanyakan jumlah dana yang diminta Sisprian kepada Salisa untuk membiayai perjalanan pribadinya.

"Seingat saya, saya pernah meminta Salisa untuk membayarkan tiket saya ke Brisbane," jawab Sisprian.

Pejabat Bea Cukai tersebut merinci total pengeluaran untuk pembelian tiket ke Australia yang digunakan bersama keluarganya.

"Seingat saya Rp 34 (juta)," jawab saksi.

Jaksa penuntut umum mempertegas peruntukan dana puluhan juta rupiah tersebut.

"Rp 34 juta. Itu khusus untuk saksi atau saksi ada rombongan yang lain?"

tanya jaksa.

Sisprian membenarkan bahwa keberangkatannya ke luar negeri tidak dilakukan seorang diri.

"Dengan keluarga," jawab saksi.

Berdasarkan pendalaman jaksa, dana operasional itu juga mengalir untuk renovasi ruang kerja hingga pengadaan ponsel pintar.

"Ada untuk pernah mengambil uang Rp 20 juta? Kemudian ada membeli iPhone untuk istri?"

>>> Bahlil Lahadalia: Program Makan Bergizi Gratis Harus Diwujudkan

tanya jaksa.

Saksi memberikan pembelaan mengenai pembelian fasilitas untuk istrinya dengan dalih akan mengembalikan uangnya kelak.

"iPhone saya pernah minta tolong dibelikan. Dengan dana operasional dengan maksud nanti kita ganti," jawab saksi.

Jaksa mencecar kepastian mengenai pengembalian uang operasional yang telah dipakai.

"Sampai sekarang sudah diganti belum?" tanya jaksa.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM