⌂ Beranda News Trump Peringatkan Iran Akibat Penundaan Negosiasi Damai
News

Trump Peringatkan Iran Akibat Penundaan Negosiasi Damai

Donald Trump memberikan peringatan keras kepada Iran terkait penundaan negosiasi damai
Presiden AS Donald Trump menyampaikan pernyataan soal Iran
A A Ukuran Teks16px

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali meluapkan kemarahannya terhadap Iran. Ia menilai proses negosiasi damai berjalan terlalu lambat.

Melalui unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa militer Iran saat ini telah berhasil dikalahkan. Ia menyebut Iran sebagai "Si Pengganggu Timur Tengah" yang sudah mati.

"Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang akan sangat menguntungkan mereka, sekarang mereka harus membayar harganya!!!" tulis Trump.

Pernyataan keras ini menandai perubahan sikap yang drastis.

Sebelumnya pada Selasa (9/6/2026), Trump optimistis pembicaraan damai sudah mendekati fase final dan dapat rampung dalam dua hingga tiga hari.

Serangan Balasan Memanas

Situasi di lapangan semakin tegang setelah pasukan AS meluncurkan serangan balasan ke wilayah Iran pada Selasa malam. Serangan ini dipicu jatuhnya helikopter AS pada Senin (8/6/2026).

Media lokal Iran melaporkan rentetan ledakan di sepanjang kawasan pantai selatan negara tersebut.

Komando Pusat AS mengonfirmasi bahwa Angkatan Udara dan Angkatan Laut AS mengendalikan penuh stasiun komando, pertahanan, dan pengawasan.

Sebagai respons, militer Iran mengklaim telah melancarkan serangan balasan ke pangkalan militer AS di Yordania dan Bahrain pada Rabu (10/6/2026).

Trump menegaskan bahwa Iran harus membayar harga mahal karena dianggap mengulur waktu dalam negosiasi kesepakatan damai.

📰 Update Terbaru