⌂ Beranda News Bengkel Dolland Ungkap Keunggulan Konversi Motor Listrik di Indonesia

Bengkel Dolland Ungkap Keunggulan Konversi Motor Listrik di Indonesia

Bengkel Dolland Ungkap Keunggulan Konversi Motor Listrik di Indonesia
Teknisi sedang memperbaiki motor listrik di bengkel umum
A A Ukuran Teks16px

Sistem penukaran baterai atau battery swap dianggap lebih ideal untuk motor berkapasitas mesin kecil. Jenis kendaraan tersebut umumnya digunakan untuk mobilitas harian jarak dekat.

"Swap itu untuk cc (kubikasi) kecil yang tidak membutuhkan kecepatan tinggi atau tenaga besar," kata Abdullah.

Sebaliknya, motor dengan kubikasi mesin di atas 150 cc membutuhkan pasokan daya lebih besar. Untuk kategori ini, sistem baterai tanam yang diisi ulang secara mandiri dinilai lebih tepat.

"Sementara baterai tanam seperti yang digunakan Polytron diperuntukkan bagi motor-motor besar, yang kapasitas mesinnya 150 cc ke atas," kata Abdullah.

Penerapan pengisian daya langsung pada baterai berkapasitas besar diproyeksikan mampu memberikan jarak tempuh lebih jauh. Diferensiasi teknologi penyimpanan daya diharapkan mendorong pertumbuhan ekosistem konversi secara nasional.

>>> Militer Iran Ancam Balas Serangan Udara AS dengan Tindakan Tegas

"Motor tersebut diberikan baterai berkapasitas besar dan bukan tipe swappable, melainkan menggunakan sistem charging. Dengan begitu, ekosistem konversi akan tumbuh," kata Abdullah.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM