⌂ Beranda News Militer Iran Ancam Balas Serangan Udara AS dengan Tindakan Tegas

Militer Iran Ancam Balas Serangan Udara AS dengan Tindakan Tegas

Militer Iran Ancam Balas Serangan Udara AS dengan Tindakan Tegas
Bendera Israel dan Iran dengan latar belakang peta Timur Tengah
A A Ukuran Teks16px

Markas besar militer Iran, Khatam al-Anbiya, mengancam akan meluncurkan balasan yang menghancurkan dan tegas terhadap agresi militer Amerika Serikat di Timur Tengah pada Kamis (11/6/2026) dini hari.

Pernyataan keras dari Teheran ini muncul setelah pasukan Washington melancarkan gelombang serangan udara terbaru yang menyasar sejumlah titik strategis di dalam wilayah Iran.

>>> Fenomena Home Bias dan Depresiasi Ekstrem Rupiah

Ketegangan kedua negara semakin meruncing setelah adanya laporan serangan balasan dari pasukan Iran yang membidik markas Armada Kelima AS di Bahrain.

Khatam al-Anbiya menegaskan posisi Teheran melalui laporan resmi yang dirilis oleh kantor berita Tasnim News Agency.

Pihak militer Iran memastikan bahwa setiap bentuk provokasi dari tentara AS tidak akan dibiarkan tanpa tindakan balasan.

Serangan AS dan Respons Iran

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa operasi udara tersebut diperintahkan langsung oleh Presiden Donald Trump.

Serangan menargetkan kemampuan pengintaian militer Iran, sistem komunikasi, dan situs pertahanan udara di seluruh Iran.

>>> LCR Honda Pastikan Cal Crutchlow Balapan di MotoGP Brno dan Assen

CENTCOM beralasan bahwa gempuran amunisi presisi itu dilakukan untuk melindungi keselamatan personel militer serta jalur perdagangan maritim internasional.

Otoritas militer AS mendasarkan tindakan ofensif ini sebagai langkah defensif untuk membendung tindakan agresif Iran yang dinilai terus berlanjut.

Tindakan Washington dipicu oleh insiden jatuhnya helikopter Apache milik AS di atas Selat Hormuz akibat ditembak oleh Iran beberapa hari sebelumnya.

Menanggapi serangan udara tersebut, media lokal Iran, Mehr dan Fars, melaporkan serangan balasan cepat yang mengincar fasilitas vital AS di Bahrain.

Antena komunikasi dan fasilitas radar sistem Patriot dari Armada Kelima menjadi sasaran.

>>> Harga Emas 11 Juni 2026 Turun, Pajak Buyback 1,5% Mulai Diterapkan

Otoritas keamanan Bahrain langsung mengaktifkan sirine peringatan dini dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menuju ke tempat aman terdekat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru