Geely tengah mempersiapkan penyegaran besar untuk lini crossover listrik andalannya, EX5.
Dokumen permohonan izin penjualan terbaru di China menunjukkan mobil ini akan mendapat rombakan besar pada eksterior, teknologi, hingga performa.
>>> Putri Raja Thailand Bajrakitiyabha Mahidol Meninggal Dunia Setelah Koma Tiga Tahun
SUV ringkas lima penumpang ini pertama kali meluncur di pasar Tiongkok pada 2024 dengan nama Galaxy E5. Kendaraan urban ini diproyeksikan menjadi ujung tombak Geely dalam ekspansi global.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, EX5 sukses membukukan angka pengiriman sebanyak 24.150 unit.
Model terbaru kini tampil lebih agresif dengan desain ulang bumper depan yang dilengkapi saluran udara aktif.
Teknologi LiDAR dan Perubahan Eksterior
Satu hal yang paling mencuri perhatian adalah hadirnya sensor LiDAR di area atap. Sematan teknologi ini menjadi sinyal kuat diadopsinya sistem penggerak bantu G-Pilot H5 atau G-ASD.
Teknologi tersebut diklaim mampu menjalankan fungsi Navigate On Autopilot di rute perkotaan maupun jalan bebas hambatan.
Fitur keselamatan juga diperkuat kamera samping di spatbor depan dan kamera tambahan pada spoiler atap belakang.
Perubahan fungsional terjadi pada bagian samping kendaraan.
Jika versi ekspor saat ini menggunakan gagang pintu tersembunyi, versi terbaru justru kembali mengadopsi gagang pintu konvensional untuk menyiasati regulasi pembatasan pada tahun 2027.
Dimensi Lebih Melar dan Sasis Baru
Secara dimensi, mobil listrik ini memiliki panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.670 mm, serta jarak sumbu roda mencapai 2.750 mm.
Profil ini membuat versi terbaru melar 21 mm lebih panjang dibanding model terdahulu.
>>> Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Perberat Beban APBN
EX5 mengantongi approach angle 16 derajat dan departure angle 20 derajat.
Kemampuan tersebut dipadukan dengan opsi pelek berdiameter 18 inci atau 19 inci, dengan bobot kosong kendaraan berkisar antara 1.750 kg hingga 1.830 kg.
