PT KAI Commuter Line menambah jumlah personel pengamanan di empat stasiun untuk mengantisipasi dampak aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Bundaran HI pada Jumat (12/6/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran mobilitas serta keamanan para pengguna kereta komuter.
Hingga pukul 13.00 WIB, operasional perjalanan KRL Commuter Line dilaporkan tetap berjalan normal dan kondusif.
Penebalan Pengamanan di Empat Stasiun
Penebalan pengamanan melibatkan petugas internal serta unsur TNI/Polri. Fokus pengamanan berada di titik-titik krusial yang dekat dengan lokasi demonstrasi.
Keempat stasiun tersebut adalah Stasiun Juanda, Stasiun Palmerah, Stasiun Sudirman, dan Stasiun Tanah Abang.
Secara keseluruhan, terdapat 72 personel pengamanan yang disiagakan khusus di stasiun-stasiun terdampak.
Rinciannya, 22 personel di Stasiun Palmerah, 23 personel di Stasiun Sudirman, dan 27 personel di Stasiun Juanda.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan.
"KAI Commuter siap melakukan rekayasa pola operasi secara situasional dengan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna," ujarnya.
Data pergerakan penumpang hingga pukul 13.00 WIB mencatat sebanyak 406.139 orang telah menggunakan layanan Commuter Line.
Sebanyak 45.204 pengguna turun di Stasiun Sudirman, 21.598 orang di Stasiun Juanda, 23.994 orang di Stasiun Palmerah, dan 27.310 orang di Stasiun Tanah Abang.
Pihak manajemen mengimbau seluruh pengguna untuk mematuhi instruksi petugas, mendahulukan penumpang yang keluar saat berada di peron, serta berdiri di belakang garis aman demi keselamatan bersama.