⌂ Beranda News IHSG Rebound ke 6.000, Investor Domestik Topang Penguatan di Tengah Net Sell Asing

IHSG Rebound ke 6.000, Investor Domestik Topang Penguatan di Tengah Net Sell Asing

IHSG Rebound ke 6.000, Investor Domestik Topang Penguatan di Tengah Net Sell Asing
Grafik pergerakan IHSG di bursa saham Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Kelompok negara ini diproyeksikan menjadi tujuan utama aliran modal global dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.

Potensi jangka panjang Indonesia ditopang oleh jumlah populasi yang mencapai hampir 300 juta jiwa, kepemilikan sumber daya alam strategis, serta status sebagai pasar domestik terbesar di Asia Tenggara.

Liza menilai, potensi perpindahan dari fase aksi jual menjadi akumulasi beli akan terbuka lebar seiring berlanjutnya stabilisasi rupiah, terjaganya risiko fiskal, dan meningkatnya konsistensi kebijakan pemerintah.

Peluang terbesar dalam investasi sering kali muncul bukan ketika semua orang sudah yakin, melainkan ketika fundamental jangka panjang masih utuh tetapi kepercayaan jangka pendek belum sepenuhnya pulih.

Meskipun arus modal keluar investor asing masih berjalan, kondisi tersebut tidak serta-merta menggagalkan potensi terbentuknya titik terendah pasar (market bottom).

Berdasarkan data historis pada tiga dari empat krisis besar terdahulu (2008, 2013, 2015, dan 2020), IHSG tercatat sudah menguat mendahului pergerakan investor asing dengan kenaikan sekitar 15 hingga 56 persen sebelum dana asing berbalik masuk.

Bahkan saat krisis pandemi, investor asing masih mencatatkan penjualan bersih kumulatif berkisar Rp 27 triliun pada tahun pertama fase pemulihan ekonomi.

Ini menunjukkan bahwa absennya foreign inflow bukanlah alasan yang cukup untuk menolak kemungkinan pasar sedang dalam fase awal pembentukan pemulihan, meskipun perjalanannya masih akan bergejolak.

>>> Simulasi Angsuran KUR BRI Pinjaman Rp 20 Juta dan Persyaratan Terbaru

Pelaku pasar saat ini mengantisipasi beberapa katalis penting yang akan rilis dalam dua minggu ke depan, meliputi Morgan Stanley Capital International (MSCI) Market Accessibility Review pada 19 Juni 2026 dan Financial Times Stock Exchange (FTSE) Russell Rebalancing pada 22 Juni 2026.

Munculnya sinyal yang lebih konstruktif terkait akses pasar dan tata kelola diperkirakan dapat memicu kembalinya dana asing secara resmi dan terukur ke bursa domestik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM