Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tetap menjadi pilihan favorit pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan tambahan modal usaha dengan cicilan yang terjangkau.
Pembiayaan ini menawarkan suku bunga yang relatif rendah, yakni 6 persen efektif per tahun, serta tenor pinjaman yang fleksibel hingga 60 bulan atau lima tahun.
>>> Kejagung Periksa Bankir Maybank Terkait Kasus Ekspor Minyak Sawit
Melalui simulasi angsuran, calon debitur dapat memperkirakan besaran cicilan bulanan sesuai jangka waktu pinjaman yang dipilih.
Perhitungan ini penting untuk membantu menyusun arus kas usaha agar pembayaran angsuran tetap lancar.
Berikut adalah simulasi tabel angsuran untuk plafon pinjaman sebesar Rp 20 juta dengan asumsi bunga 6 persen efektif per tahun:
- Tenor 12 bulan: Rp 1.730.535 per bulan
- Tenor 18 bulan: Rp 1.173.700 per bulan
- Tenor 24 bulan: Rp 895.452 per bulan
- Tenor 36 bulan: Rp 617.542 per bulan
- Tenor 48 bulan: Rp 478.925 per bulan
- Tenor 60 bulan: Rp 396.024 per bulan
Dari simulasi tersebut, terlihat bahwa semakin panjang tenor yang dipilih, semakin ringan cicilan bulanan yang harus dibayar.
Namun, total bunga selama masa pinjaman juga akan lebih besar dibanding tenor yang lebih pendek.
Nominal angsuran di atas hanya bersifat simulasi.
>>> TNI Dilibatkan Amankan Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Besaran cicilan yang diterima nasabah dapat berbeda tergantung hasil analisis kredit, kebijakan bank, dan biaya yang berlaku saat pengajuan.
Selain pinjaman Rp 20 juta, tersedia juga plafon mulai Rp 1 juta hingga Rp 50 juta.
Calon debitur dapat memilih plafon pinjaman sesuai kebutuhan modal usaha dan kemampuan membayar angsuran setiap bulan.
Persyaratan Pengajuan KUR BRI
Bagi pelaku usaha yang ingin mengajukan pinjaman KUR BRI, berikut persyaratan yang perlu dipenuhi:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha produktif dan aktif minimal enam bulan.
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain, kecuali KPR, KKB, atau kartu kredit.
- Menyiapkan e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Melampirkan buku nikah bagi yang sudah menikah.
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), atau Surat Keterangan Usaha (SKU).
- Menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk pinjaman di atas Rp 50 juta.
Proses pengajuan dapat dilakukan secara langsung di kantor cabang BRI terdekat dengan membawa seluruh dokumen persyaratan.
Sementara itu, pengajuan secara online bisa dilakukan melalui aplikasi BRImo sesuai ketentuan yang berlaku.
>>> Wamendagri Dorong Transformasi Tata Kelola Rumah Sakit Daerah
Setelah berkas diterima, pihak bank akan melakukan proses verifikasi dokumen dan survei usaha. Jika memenuhi syarat dan dinyatakan lolos analisis kredit, dana pinjaman akan dicairkan ke rekening pemohon.