⌂ Beranda News Matahari Buatan China Lampaui Batas Greenwald, Buka Jalan Energi Fusi

Matahari Buatan China Lampaui Batas Greenwald, Buka Jalan Energi Fusi

Matahari Buatan China Lampaui Batas Greenwald, Buka Jalan Energi Fusi
Ilustrasi reaktor fusi nuklir EAST China
A A Ukuran Teks16px

Para peneliti di China telah berhasil mengatasi hambatan fisika fusi yang telah lama membayangi upaya menciptakan sumber energi bersih.

Reaktor fusi nuklir Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST), yang dijuluki sebagai "matahari buatan", sukses melampaui batas Greenwald.

>>> UGM Integrasikan PLTS Hybrid Agrovoltaic di Sleman untuk Smart Farming

Selama puluhan tahun, batas Greenwald menjadi tantangan krusial bagi ilmuwan fusi. Melampaui ambang batas ini secara tradisional menyebabkan plasma menjadi tidak stabil dan berpotensi merusak reaktor.

Namun, reaktor EAST kini membuktikan bahwa batasan tersebut dapat dilalui dengan aman.

Dalam upaya meniru fusi atom hidrogen yang terjadi di matahari asli pada suhu 15 juta derajat Celsius berkat gravitasi tinggi, para ilmuwan di Bumi memanaskan partikel hingga melampaui 100 juta derajat Celsius.

in2

Gas hidrogen yang dipanaskan berubah menjadi plasma dan dikurung dalam ruang vakum menggunakan medan magnet.

Tantangan utama adalah menjaga kepadatan plasma tetap tinggi untuk menghasilkan energi fusi yang masif, karena energi fusi meningkat sebanding dengan kuadrat kepadatan plasma.

Kepadatan plasma yang tinggi seringkali memicu ketidakstabilan dan benturan dengan dinding reaktor saat mendekati batas Greenwald.

Reaktor EAST berhasil beroperasi stabil pada kepadatan 1,3 hingga 1,65 kali lebih tinggi dari batas tersebut.

Pencapaian ini diraih oleh tim Institute of Plasma Physics (ASIPP) di bawah Chinese Academy of Sciences melalui kombinasi teknik khusus.

Metode Electron Cyclotron Resonance Heating (ECRH) dan teknik pre-charged synergistic start-up diaplikasikan, bersama dengan desain dinding logam penuh untuk menekan partikel pengotor dan pelat target khusus untuk mencegah pelepasan material tungsten.

>>> Amerika Serikat Bantai Paraguay 4-1 di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Teori Baru Menuju Fusion Ignition

Eksperimen ini juga melahirkan teori baru bernama Plasma-Wall Interaction Self-Organisation (PWSO). Teori ini menjelaskan hubungan antara plasma dan dinding reaktor dalam memengaruhi batas kepadatan plasma.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru