⌂ Beranda News Bukalapak Rombak Manajemen, Ganti Direktur Utama dan Komisaris
News

Bukalapak Rombak Manajemen, Ganti Direktur Utama dan Komisaris

Logo Bukalapak di gedung kantor
Logo Bukalapak di gedung kantor
A A Ukuran Teks16px

PT Bukalapak. com Tbk (BUKA) melakukan penyegaran struktur kepengurusan perusahaan.

Perubahan ini disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari regenerasi dan penguatan tata kelola internal. Tujuannya untuk meningkatkan kesiapan perusahaan dalam merespons dinamika industri digital.

Komisaris Baru dan Fokus Keamanan Siber

Sektor pengawasan diperkuat dengan kehadiran Sutarman sebagai Komisaris Independen merangkap Komisaris Utama. RD.

Adi Wardhana Sariaatmadja, Komisaris Utama sebelumnya, menyambut positif bergabungnya figur baru tersebut.

Sutarman memiliki kompetensi di bidang keamanan siber. Hal ini menjadi aset krusial bagi BUKA yang mengandalkan teknologi secara masif.

Penguatan keamanan digital menjadi mendesak seiring tingginya risiko kejahatan siber nasional.

Data Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat kerugian akibat kejahatan siber mencapai Rp 476 miliar pada November 2024 hingga Januari 2025.

Laporan penipuan digital melonjak hingga 1,2 juta kasus pada pertengahan 2025.

“Kami berharap kehadiran beliau dapat semakin memperkuat fungsi pengawasan dan memberikan perspektif strategis bagi BUKA,” ujar Adi.

Perubahan di Jajaran Direksi

RUPST juga menetapkan perubahan pucuk kepemimpinan operasional. Natalia Firmansyah diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.

) Direktur Utama, menggantikan Willix Halim yang telah menyelesaikan masa baktinya.

Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali Victor Putra Lesmana sebagai Direktur BUKA. “Langkah ini diambil untuk memastikan keberlanjutan strategi bisnis, operasional, dan tata kelola yang baik,” ungkapnya.

Natalia Firmansyah akan memimpin sementara hingga penunjukan Direktur Utama definitif sesuai regulasi dan rekomendasi Komite Nominasi dan Remunerasi.

Perseroan juga menyampaikan apresiasi kepada Yenny Wahid yang telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Komisaris Independen sekaligus ESG Ambassador.

Adi menjelaskan bahwa BUKA menghormati keputusan Yenny Wahid yang akan melanjutkan dedikasinya di bidang sosial, pendidikan, toleransi, dan pembangunan berkelanjutan.

“Melalui perubahan struktur manajemen ini, BUKA siap menjadi perseroan yang lebih inovatif, aman, dan terpercaya,” pungkas Adi.

📰 Update Terbaru