Klub Liga Italia, AC Milan, bergerak cepat menata ulang struktur manajemen mereka. Langkah ini diambil menyusul pemecatan Igli Tare, Giorgio Furlani, dan Geoffrey Moncada pada akhir musim 2025-2026.
Rossoneri kini dikejar waktu untuk mengisi posisi lowong di jajaran manajerial. Jabatan direktur olahraga menjadi prioritas utama yang harus segera diselesaikan.
>>> Review Zoom Samsung Galaxy S26 Ultra untuk Fancam Konser
Negosiasi dengan Ralf Rangnick Batal
Ralf Rangnick awalnya menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi direktur teknik. Namun, negosiasi dengan pelatih asal Jerman tersebut akhirnya dipastikan batal.
Kegagalan kesepakatan terjadi karena Rangnick menuntut kendali penuh atas proyek klub.
Pelatih timnas Austria itu meminta kebebasan mutlak untuk memilih pelatih serta direktur baru, yang tidak bisa dipenuhi AC Milan.
Situasi ini mengulang kejadian tahun 2020 saat negosiasi dengan Rangnick juga batal di saat terakhir. Karena respons manajemen yang lambat, Rangnick memilih mundur dan fokus bersama timnas Austria.
Faktor internal juga memicu kebuntuan ini.
Zlatan Ibrahimovic, yang kini menjabat sebagai penasihat RedBird, disebut sebagai sosok yang paling keberatan memberikan kekuasaan penuh kepada satu manajer.
Empat Nama Masuk Radar Milan
Setelah opsi pertama tertutup, AC Milan kini mengantongi empat nama kandidat baru. Tuttosport memberitakan bahwa Ibrahimovic secara pribadi mendukung promosi eksekutif Milan Futuro, Jovan Kirovski, ke tim utama.
>>> Transmart Full Day Sale 14 Juni 2026: Diskon Elektronik Gede&gedean
Sementara itu, Sky Sport Italia dan La Gazzetta dello Sport menyebut direktur olahraga Fenerbahce, Devin Ozek, menjadi kandidat kuat.
Ozek dilaporkan telah bertemu dua kali dengan Ibrahimovic dan Gerry Cardinale.
Selain kedua nama tersebut, bursa direktur olahraga AC Milan juga diramaikan oleh mantan petinggi Al Ittihad, Ramon Planes.
Eksekutif Eintracht Frankfurt, Markus Krosche, turut masuk dalam daftar pantauan.
Mencari Pelatih Kepala Baru
Masalah AC Milan tidak berhenti pada jajaran direktur olahraga. Kursi pelatih utama untuk musim depan juga masih belum menemui titik terang.
Mantan manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, dilaporkan sudah menerima proposal kontrak berdurasi dua tahun. Meski demikian, Glasner masih harus menunggu keputusan akhir dari pihak manajemen.
>>> Mendikdasmen Abdul Mu'ti Dialog Bahasa Inggris dengan Siswa SDN Cimahpar 5
Di tengah ketidakpastian tersebut, nama Matthias Jaissle dan Ruben Amorim mulai muncul ke permukaan. Jaissle terganjal klausul pelepasan yang besar, sedangkan Amorim dikabarkan masih ragu menerima tawaran.