Torehan prestasi sang pelatih baru dinilai jauh lebih mentereng jika dibandingkan dengan barisan mantan arsitek Macan Kemayoran terdahulu seperti Stefano Cugurra, Rahmad Darmawan, Thomas Doll, Mauricio Souza, hingga Carlos Pena.
"Kalau dulu misalnya kayak Teco, dia bawa juara Bali United juara. Terus kita pernah kontrak juga Rahmad Darmawan yang bawa Persipura juara, terus dikontrak sama Persebaya.
Persipura juara akhirnya dikontrak sama Persija. Kemudian Thomas Doll, Mauricio Souza, kemudian Carlos Pena.
Profilnya kita anggap biasa."
"Nah, sekarang ini baru. Profilnya menurut saya wah.
Ini wah banget gitu kan. Kenapa?
Pertama, di era Shin Tae-yong, Indonesia timnas seniornya bisa lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia sebelum dia diganti.
Kemudian Shin Tae-yong juga satu-satunya pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024."
Keberhasilan mengalahkan Korea Selatan di babak perempat final Piala Asia U-23 menjadi portofolio kuat yang membuat suporter optimistis menghadapi target juara liga domestik musim depan.
"Di semifinal dia bahkan mengalahkan Korea Selatan. Berarti wah banget gitu kan.
Jadi baru sekali ini Persija mengontrak pelatih yang portofolio profilnya wah banget.
>>> Mark Zuckerberg Akui Kesalahan PHK Massal Karyawan Meta
Lagi-lagi saya bicara sebagai suporter, saya yakin banget tahun depan Persija bisa juara di tahun yang penting, yakni 500 tahun Jakarta atau lima abad," tutup Irlan Alarancia.
