Namun di Anfield, ekspektasi itu tidak pernah terpenuhi. Nunez hanya mencetak 40 gol dari 143 penampilan bersama Liverpool, termasuk 25 gol di Premier League.
Kepindahannya ke Al-Hilal pada Agustus 2025 tidak menghasilkan kebangkitan. Produktivitasnya menurun hingga ia kehilangan tempat di skuad utama.
Di atas kertas, Nunez tanpa biaya transfer terdengar menarik. Namun, perhitungan menjadi rumit ketika faktor gaji dan biaya tanda tangan diperhitungkan.
Nunez dipastikan akan menuntut paket gaji besar dan biaya tanda tangan substansial sebagai kompensasi tanpa transfer fee.
Bagi Barcelona yang masih berjuang dengan isu keuangan dan batas gaji LaLiga, komitmen finansial jangka panjang bukan keputusan mudah.
Terlebih untuk pemain dengan rekam jejak di level elite yang masih jauh dari meyakinkan.
>>> Onic Tantang Bigetron Vitality di Grand Final MPL ID S17, Perebutkan Rp5 Miliar
Nunez bukan pemain buruk, namun Barcelona membutuhkan lebih dari sekadar opsi murah. Mereka membutuhkan penyerang yang bisa langsung memberi dampak nyata di level tertinggi Eropa.
