Bali dan Jakarta selama ini dikenal memiliki pesona budaya dan alam yang memikat. Namun, pertumbuhan penduduk dan eksploitasi ekonomi disebut-sebut mulai mengikis daya tarik otentik kedua destinasi tersebut.
Berdasarkan data dari Yahoo Finance, sejumlah daerah di Indonesia dinilai overrated oleh turis asing. Berikut lima di antaranya yang dianggap biasa saja karena tidak sesuai dengan ekspektasi.
Lima Daerah yang Dianggap Overrated
Canggu, Bali — Wilayah pedesaan di Badung yang dulu cocok untuk relaksasi kini berubah padat seperti Kuta.
Penyebabnya adalah menjamurnya klub malam, beach club, kemacetan parah, serta perilaku turis mabuk di jalanan.
Seminyak, Bali — Destinasi high-end dengan fasilitas modern ini menawarkan harga akomodasi yang semakin mahal dan tidak masuk akal.
Banyak pengunjung beralih mencari alternatif lebih murah di luar kawasan tersebut.
Ubud, Bali — Pusat seni dan budaya otentik ini dinilai mengalami komersialisasi di berbagai sudut. Ketulusan masyarakatnya disebut berubah karena uang dan tarif yang ditetapkan pengelola.
Tegalalang, Bali — Desa dengan sistem persawahan berundak (subak) ini semakin padat oleh akomodasi dan pengunjung sejak viral di media sosial.
Suasana alami pun sulit dinikmati.
Jakarta — Kota terpadat yang kaya perpaduan budaya ini kehilangan identitas asli Betawi akibat akulturasi. Masalah kemacetan, polusi, dan sampah yang tak kunjung usai turut memperparah kesan.
Meski dinilai overrated, bukan berarti daerah-daerah tersebut tidak layak dikunjungi.
Wisatawan disarankan menyusun rencana perjalanan atau itinerary terlebih dahulu untuk menekan risiko pengeluaran tidak terduga agar liburan tetap menyenangkan.