⌂ Beranda News Saling Balas Pernyataan PSI dan PDIP Soal Status Politik Jokowi
News

Saling Balas Pernyataan PSI dan PDIP Soal Status Politik Jokowi

Presiden Joko Widodo dikelilingi simbol PSI dan PDIP
Presiden Joko Widodo dikelilingi simbol PSI dan PDIP
A A Ukuran Teks16px

Bestari mengklaim proses pemberian jaket secara simbolis sebenarnya sudah pernah dilakukan secara informal di kediaman Jokowi. Ia menegaskan bahwa urusan Jokowi dengan PSI tidak perlu menjadi perhatian PDIP.

Isu Ijazah Palsu Kembali Mencuat

Pengurus pusat PDIP lainnya, Andreas Hugo Pareira, menepis anggapan bahwa partainya belum bisa menerima kenyataan atas kepergian Jokowi.

Ia kembali menegaskan bahwa Jokowi telah dipecat dari PDIP.

Hugo mengklaim kader PDIP sudah melupakan keberadaan Jokowi.

Namun, perhatian publik dan partai kembali terusik akibat mencuatnya kembali persoalan lain di media massa, seperti isu ijazah palsu.

Hugo menyatakan bahwa perhatian mereka terhadap Jokowi saat ini murni karena isu hukum yang sedang ramai dibicarakan publik dan belum menemui titik terang.

Merespons pernyataan Hugo, Bestari Barus merasa heran karena nama Jokowi masih terus disebut oleh pengurus PDIP, yang dinilainya bertolak belakang dengan klaim sudah lupa.

Ia berpendapat PDIP masih kesulitan melangkah maju setelah ditinggal Jokowi.

Pihak PSI menegaskan status kepala negara sebagai pelayan masyarakat luas, bukan pelayan kepentingan internal organisasi politik tertentu. Bestari menyatakan publik bersyukur dengan kejelasan status politik Jokowi saat ini.

PSI berharap figur Jokowi dapat kembali dekat dengan para pendukungnya tanpa tekanan dari pihak luar. Proses transisi ini diharapkan membawa dampak positif bagi komunikasi politik ke depan.

📰 Update Terbaru