⌂ Beranda News Rismon Sianipar Serahkan Buku Forensik Digital Ijazah ke Joko Widodo

Rismon Sianipar Serahkan Buku Forensik Digital Ijazah ke Joko Widodo

Rismon Sianipar Serahkan Buku Forensik Digital Ijazah ke Joko Widodo
Rismon Sianipar menyerahkan buku forensik digital ijazah kepada Joko Widodo
A A Ukuran Teks16px

Rismon Sianipar mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (17/6/2026) pagi.

Ia menyerahkan buku bertema otentikasi ijazah sebagai bentuk permohonan maaf dan pertanggungjawaban moral.

>>> Kades Turitempel Jatuhkan Sanksi ke Perangkat Perempuan yang Fasilitasi Pesta Miras

Kedatangan Rismon ke rumah Joko Widodo sekitar pukul 09.44 WIB didampingi kuasa hukumnya, Jahmada Girsang. Informasi ini dilansir dari Detikcom.

Dalam kesempatan tersebut, Rismon menyampaikan pernyataan langsung mengenai alasan perubahan sikapnya. "Sebagai rasa berterima kasih saya pada kebesaran hati Pak Jokowi, bahwa saya selama ini big mistake.

Dan saya memperbaikinya sesuai dengan kaidah-kaidah ilmiah," ujarnya kepada awak media.

Penelitian terbaru yang dibukukan itu diklaim telah melalui proses ketat dan dapat dipertanggungjawabkan secara sains.

Rismon menegaskan bahwa saat ini dirinya hanya tunduk pada prinsip-prinsip ilmiah, bukan lagi didasari afiliasi politik atau kebencian subjektif.

Buku hasil kajiannya menguji keaslian ijazah milik Joko Widodo menggunakan metode pencocokan citra digital berbasis kecerdasan buatan, yakni neural networks dan machine learning.

Rismon juga memanfaatkan metode Acface untuk komparasi visual wajah.

>>> Lionel Messi Cetak Hat-trick dan Pecahkan Rekor Piala Dunia 2026

"Di bab 10 sudah ada pencocokan citra wajah, bagaimana analisa saya foto Pak Jokowi muda pada saat di ijazah tersebut dengan Pak Jokowi setelah jadi Presiden, 30 atau 40 tahun ke depan.

Pencocokannya bagaimana pakai Acface," jelas Rismon.

Selain menganalisis foto Joko Widodo, Rismon juga mengaku melakukan uji coba pencocokan wajah terhadap sejumlah tokoh publik ternama lainnya di Indonesia.

Pengujian foto versi muda dan versi puluhan tahun kemudian itu mencakup Prabowo Subianto, Susilo Bambang Yudhoyono, Luhut Binsar Pandjaitan, Anies Baswedan, hingga Megawati Soekarnoputri.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM