Director Blue Corner, Inc YO-GYO Aquarium, Koji Ishigaki, mengungkapkan bahwa dua tahun lalu ia berkesempatan mengunjungi BXSea Oceanarium dan berbincang dengan pihak PT Jaya Real Property, Tbk tentang ikan.
"Dari perbincangan tersebut, kami memiliki satu benang merah yang sama, untuk bisa menciptakan lingkungan yang mengedukasi," kata Koji Ishigaki.
Curator of YO-GYO Aquarium, Karibu Suzuki, menambahkan bahwa kehadiran spesies baru ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang efektif bagi pengunjung, khususnya generasi muda.
"Kami di Jepang mendirikan sebuah akuarium yang fokus pada konservasi, pemeliharaan, dan pembiakan ikan-ikan muda.
>>> Persebaya Surabaya Resmi Rekrut Ramadhan Sananta untuk Liga Super
Kuda laut muda memiliki daya tarik luar biasa, bentuknya mengemaskan, proses pertumbuhan yang menarik, dan strategi kelangsungan hidupnya menunjukkan keberadaan yang sangat menakjubkan," kata Karibu Suzuki.
Ia meyakini fungsi utama akuarium di Indonesia adalah menjadi gerbang utama dalam menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap ekosistem laut.
"Kami percaya kehadiran ikan-ikan muda akan dapat menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk menumbuhkan minat dan kepedulian terhadap ekosistem laut.
Akuarium di sini memiliki berbagai fungsi, tetapi saya meyakini fungsi utamanya untuk menjadi gerbang membuka ketertarikan dari orang-orang terhadap laut," lanjut Karibu Suzuki.
Pada momen yang sama, BXSea Oceanarium juga menandatangani kerja sama resmi dengan Direktorat Konservasi Spesies & Genetik (KSG) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Pusat Riset Sistem Biota Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Direktur Konservasi Spesies dan Genetik KKP, Sarmintohadi, mengapresiasi kerja sama yang dilakukan oleh PT Jaya Real Property, Tbk dengan pihak Jepang dalam pelaksanaan konservasi di BXSea Oceanarium.
Ia menambahkan bahwa momentum ini sangat baik bagi para peneliti domestik untuk melakukan transfer teknologi dan elaborasi program pemeliharaan biota laut.