⌂ Beranda News Mengapa Harga BBM di Indonesia Kerap Naik Turun? Ini Faktor Penentunya

Mengapa Harga BBM di Indonesia Kerap Naik Turun? Ini Faktor Penentunya

Mengapa Harga BBM di Indonesia Kerap Naik Turun? Ini Faktor Penentunya
Ilustrasi harga BBM di Indonesia dipengaruhi berbagai faktor
A A Ukuran Teks16px

Acuan utama yang digunakan adalah Mean of Platts Singapore (MOPS) atau rata-rata harga produk BBM di pasar Singapura.

MOPS adalah harga referensi untuk berbagai produk BBM seperti bensin dan solar yang diperdagangkan di kawasan Asia Pasifik.

Pemerintah menjelaskan, harga patokan BBM dihitung berdasarkan rata-rata MOPS dalam periode tertentu, ditambah biaya distribusi dan margin.

Artinya, ketika harga minyak mentah naik tetapi harga produk BBM di Singapura tidak berubah signifikan, kenaikan harga BBM di Indonesia bisa lebih terbatas.

Sebaliknya, harga BBM bisa naik meski harga minyak mentah sedang turun apabila harga produk BBM di pasar regional justru meningkat.

VP Commercial & Shipping Business Development Pertamina Patra Niaga Sigit Setiawan mengatakan, penyesuaian harga BBM nonsubsidi memang mengacu pada formula yang mempertimbangkan harga MOPS.

in2

Kurs rupiah turut menentukan. Sebagian besar transaksi minyak dan BBM internasional menggunakan mata uang dollar AS.

Karena itu, ketika rupiah melemah, biaya impor minyak dan BBM akan meningkat, meskipun harga minyak dunia tidak berubah.

Kementerian ESDM menyebutkan, pelemahan nilai tukar rupiah, bersamaan dengan kenaikan harga minyak dan produk BBM dunia, akan meningkatkan harga patokan BBM.

Ada biaya distribusi dan pajak. Indonesia merupakan negara kepulauan dengan ribuan pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke.

Kondisi geografis tersebut membuat distribusi BBM menjadi salah satu komponen biaya yang tidak kecil.

Selain biaya distribusi, terdapat pula komponen margin, biaya operasional, penyimpanan, dan pajak yang ikut memengaruhi harga jual BBM di SPBU.

Dalam penjelasan mengenai formula harga BBM, pemerintah menyebut harga patokan dihitung dari rata-rata MOPS ditambah biaya distribusi dan margin.

Artinya, meskipun harga minyak dunia turun, harga jual BBM tidak serta-merta turun apabila komponen biaya lainnya masih tinggi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru