⌂ Beranda › News › Wali Kota Bandung Tutup Alun-Alun Akibat Hasil Renovasi Buruk
News

Wali Kota Bandung Tutup Alun-Alun Akibat Hasil Renovasi Buruk

Alun-alun Bandung ditutup karena hasil renovasi buruk
Alun-alun Bandung ditutup karena hasil renovasi buruk
A A Ukuran Teks16px

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menginstruksikan penutupan kembali Alun-alun Bandung di kawasan Balai Kota pada Kamis (18/6/2026).

Penutupan dilakukan karena hasil pengerjaan renovasi oleh kontraktor dinilai tidak memuaskan dan mengalami kerusakan.

Kawasan publik itu sebelumnya sempat dibuka untuk masyarakat pada akhir tahun 2025 setelah proses revitalisasi selesai.

Proyek perbaikan ini menelan anggaran Rp2,8 miliar untuk tahap pertama dan dilanjutkan dengan dana Rp4 miliar untuk tahap kedua.

Penghentian operasional dilakukan karena adanya kesalahan dalam pelaksanaan proyek. Pemerintah daerah meminta pertanggungjawaban dari pihak pelaksana.

"Alun-alun teh gini, kenapa saya tutup waktu itu, karena pekerjaan dari renovasinya jelek. Makanya saya tutup," kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Penutupan ini sengaja dilakukan agar fasilitas publik tersebut dapat diperbaiki ulang demi kenyamanan pengunjung.

"Bukan apa-apa, saya kan minta diperbaiki lagi. Terus terang, ini sebetulnya kesalahan dari pemberi dan pelaksana pekerjaan.

Jadi saya minta perbaiki dulu," ujar Muhammad Farhan.

Kondisi infrastruktur yang buruk langsung terlihat sesaat setelah area tersebut dioperasikan pada momentum libur pergantian tahun lalu.

"Ingat nggak, waktu liburan akhir tahun 2025, kan dibuka. Karena baru, raruksak.

Karena memang pekerjaannya jelek," tambah Muhammad Farhan.

Pemerintah Kota Bandung belum menetapkan tanggal pasti pembukaan kembali kawasan wisata tersebut bagi masyarakat luas.

"Pokoknya sampai betul-betul selesai dan layak," kata Muhammad Farhan.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru