Pemerintah Amerika Serikat memastikan kebijakan pembatasan perjalanan bagi skuad Timnas Iran selama Piala Dunia 2026 tidak akan berubah dalam waktu dekat.
Berdasarkan regulasi yang berlaku, tim asuhan Amir Ghalenoei hanya diizinkan berada di AS dalam kurun waktu 24 jam sebelum pertandingan dimulai.
>>> Pramono Canangkan Jembatan Donat Dukuh Atas untuk Urai Kemacetan
Setelah laga usai, mereka harus segera terbang kembali ke markas latihan di Tijuana, Meksiko.
Kebijakan ini menuai kritik dari pihak Iran karena dinilai mengurangi waktu pemulihan fisik pemain pascapertandingan.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei, menyebut timnya sebagai "yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia."
Masalah lain sempat muncul ketika visa pemain sayap Mehdi Torabi kedaluwarsa setelah laga perdana melawan Selandia Baru di California, namun kini telah diselesaikan oleh manajemen tim.
Alasan Keamanan Jadi Prioritas
Direktur Eksekutif Gugus Tugas Gedung Putih untuk Piala Dunia 2026, Andrew Giuliani, menegaskan bahwa pengaturan jadwal bersifat dinamis namun tetap sesuai rencana awal.
"Setelah pertandingan melawan Belgia, mereka akan kembali ke Tijuana dengan penerbangan sekitar 27 menit. Setelah itu kami akan melakukan diskusi mengenai pengaturan untuk pertandingan ketiga," ujar Giuliani.
>>> Luciano Guaycochea Puji Soliditas Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Menurut pihak Gedung Putih, pemindahan markas latihan Iran dari Tucson ke Tijuana justru memotong durasi perjalanan darat menuju Los Angeles.
Giuliani menekankan bahwa pengetatan ini demi menjaga faktor keamanan turnamen.
"Kami ingin memastikan Piala Dunia menjadi turnamen yang luar biasa, di mana semua orang merasa diterima.
Namun, kami juga harus memastikan keamanan warga AS dan seluruh pengunjung internasional," tambahnya.
Pemerintah AS memastikan pemantauan intelijen berjalan intensif setiap jam sejak awal tahun. Hingga saat ini, tidak ada indikasi ancaman yang mengganggu jalannya turnamen.
>>> Wuling Motors Selesaikan Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok
Evaluasi lebih lanjut mengenai kelonggaran aturan perjalanan bagi Iran baru akan dibahas menjelang pertandingan ketiga mereka melawan Mesir di Seattle.