⌂ Beranda News PB PASI Sambut Baik Kebijakan Transformasi Olahraga Presiden Prabowo

PB PASI Sambut Baik Kebijakan Transformasi Olahraga Presiden Prabowo

PB PASI Sambut Baik Kebijakan Transformasi Olahraga Presiden Prabowo
Atlet lari Indonesia dengan bendera Merah Putih
A A Ukuran Teks16px

Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) menyambut baik komitmen Presiden Prabowo Subianto terkait transformasi kebijakan olahraga nasional.

Kebijakan ini mencakup penganggaran multi years untuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) serta pembinaan talenta sejak usia dini.

>>> Biaya Servis Motor Listrik Ternyata Ramah Kantong, Ini Rinciannya

Langkah tersebut dinilai sebagai fondasi utama demi mencetak prestasi di tingkat dunia.

Sebelumnya, dalam pertemuan bersama Menpora Erick Thohir, Presiden Prabowo menyepakati skema anggaran berkesinambungan untuk ajang multievent serta pembentukan Akademi Olahraga dari jenjang sekolah dasar.

Apresiasi Ketua Umum PB PASI

Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, menyebut kebijakan penganggaran multi years ini sebagai solusi nyata atas hambatan struktural yang kerap dihadapi cabang olahraga terukur seperti atletik.

"Bagi kami di PASI, ini adalah kabar baik yang telah lama dinantikan.

Kebijakan ini menunjukkan adanya kesadaran bersama bahwa prestasi olahraga tidak dapat dibangun dengan pendekatan jangka pendek," kata Luhut dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2026).

"Seorang atlet tidak dibentuk dalam satu musim kompetisi.

Perjalanan dari seorang atlet muda berbakat hingga mampu bersaing di level dunia membutuhkan waktu bertahun-tahun menjalani proses yang tidak mudah," tutur dia.

>>> Kandungan Gula Es Kopi Susu Pinggir Jalan Ternyata Lampaui Batas Harian

Luhut berharap regulasi baru ini menjadi momentum kebangkitan olahraga nasional.

"Langkah strategis dari Bapak Presiden ini membuktikan bahwa pemerintah tidak hanya berfokus pada target medali dalam satu ajang, tetapi sedang membangun fondasi yang lebih kuat bagi masa depan olahraga Indonesia," ujar Luhut.

Gagasan pembinaan dari jenjang SD hingga SMA dirasa sangat sejalan dengan visi regenerasi yang diusung oleh PB PASI.

Pemantauan bakat sejak usia 8 hingga 10 tahun menjadi kunci penting melahirkan juara dunia yang tangguh.

PB PASI menyatakan kesiapan untuk mengintegrasikan program pembinaan mereka, termasuk pusat pelatihan desentralisasi di Papua, dengan visi Akademi Olahraga pemerintah.

Kolaborasi lintas sektor juga terus ditekankan demi menjaga keberlanjutan pengiriman atlet serta pemusatan latihan sejak level akar rumput.

>>> CIMB Niaga Pertahankan Target Bisnis 2026 Meski BI Naikkan Suku Bunga

"Sinergi yang kokoh ini memberi kami ruang gerak yang lebih luas untuk terus mengakselerasi jam terbang internasional para atlet, guna memastikan Merah Putih selalu siap dan kompetitif di panggung dunia," kata Luhut.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru