⌂ Beranda News FIFA Terapkan Kartu Merah bagi Pemain yang Menutup Mulut Saat Konfrontasi

FIFA Terapkan Kartu Merah bagi Pemain yang Menutup Mulut Saat Konfrontasi

FIFA Terapkan Kartu Merah bagi Pemain yang Menutup Mulut Saat Konfrontasi
Ilustrasi: FIFA Terapkan Kartu Merah bagi Pemain yang Menutup Mulut Saat Konfrontasi
A A Ukuran Teks16px

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) telah memberlakukan aturan baru yang tegas.

Pemain yang kedapatan menutupi mulutnya menggunakan lengan, tangan, atau baju saat konfrontasi dengan lawan kini dapat dikenai hukuman kartu merah.

>>> Pemerintah Beri Diskon Tarif Penyeberangan untuk Libur Sekolah 2026

Kebijakan ini telah memakan korban.

Dalam sebuah pertandingan di Piala Dunia 2026, penyerang Paraguay, Miguel Almiron, diusir keluar lapangan oleh wasit Ivan Barton.

Keputusan tersebut diambil setelah pemain lawan melaporkan insiden tersebut kepada wasit. Wasit kemudian melakukan peninjauan ulang menggunakan Video Assistant Referee (VAR) di pinggir lapangan.

Asal Usul 'Aturan Prestianni'

Regulasi baru ini, yang dikenal sebagai 'Aturan Prestianni', berawal dari insiden antara Vinicius Junior dari Real Madrid dan Gianluca Prestianni dari Benfica dalam pertandingan Liga Champions.

>>> Serangan Balasan Rusia-Ukraina Tewaskan 7 Warga Sipil

Saat itu, Vinicius menuduh Prestianni melontarkan ucapan bernada rasis.

Meskipun Prestianni terhindar dari kartu merah langsung karena menutupi mulutnya, ia tetap dijatuhi sanksi larangan bermain enam pertandingan oleh UEFA.

Langkah tegas ini diperkuat melalui pernyataan resmi Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) setelah Rapat Umum FIFA pada bulan April.

'Atas kebijakan penyelenggara kompetisi, setiap pemain yang menutupi mulutnya dalam situasi konfrontasi dengan lawan dapat dikenai sanksi kartu merah,' demikian pernyataan IFAB.

>>> Mandiri Tunas Finance Siapkan Rp 313,51 Miliar untuk Lunasi Obligasi

Teknologi VAR berperan krusial dalam menegakkan aturan baru ini. Sistem ini menyediakan rekaman video instan untuk meminimalisasi kesalahan manusia dalam momen-momen penting pertandingan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru