Iran mendapat keringanan dari pemerintah Amerika Serikat (AS) jelang pertandingan ketiga Grup G Piala Dunia 2026 melawan Mesir.
Timnas Iran diizinkan tiba di AS dua hari sebelum pertandingan.
>>> Meccha Chameleon: Game Petak Umpet Unik yang Viral di Steam
Keputusan itu dikonfirmasi oleh Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS).
Juru bicara DHS mengatakan kepada ABC News bahwa tim Iran diizinkan masuk ke AS dua hari sebelum laga melawan Mesir.
Pertandingan Iran vs Mesir akan digelar di Lumen Field, Seattle, pada 26 Juni waktu setempat atau 27 Juni WIB.
Kebijakan Sebelumnya
Sebelumnya, Iran hanya diizinkan tiba sehari sebelum pertandingan. Aturan itu berlaku saat Iran melawan Selandia Baru dan Belgia.
Selain itu, Iran juga diminta langsung meninggalkan AS setelah bertanding dan kembali ke Tijuana, Meksiko, yang menjadi markas sementara mereka selama Piala Dunia 2026.
>>> Cara Cek Sisa Umur HP Android, Ikuti Langkah Mudah Ini
Kebijakan tersebut sempat diprotes pelatih Iran, Amir Ghalenoei. Federasi Iran bahkan mengancam akan melaporkan AS ke FIFA karena dianggap memperlakukan tim secara tidak adil.
AS kemudian merespons keluhan itu.
Kepala Gugus Tugas Piala Dunia 2026 dari Gedung Putih, Andrew Giuliani, mengatakan semua bisa dibicarakan, termasuk persiapan laga ketiga melawan Mesir.
Izin datang lebih cepat ini menjadi bukti bahwa AS memberikan keringanan bagi Iran. Tim asuhan Amir Ghalenoei kini memiliki waktu persiapan lebih panjang.
Saat ini, Iran berada di posisi kedua Grup G dengan dua poin, sama dengan Belgia.
>>> APPI dan I.League Bahas 188 Kasus Kontrak, Termasuk Tunggakan Gaji Pemain
Kemenangan atas Mesir akan memastikan langkah Iran ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.