Apple resmi menaikkan harga hampir seluruh lini produknya secara global, mulai dari HomePod, Apple TV, iPad, hingga MacBook dan Mac Studio.
Penyesuaian harga tersebut berlaku efektif mulai hari ini.
>>> Menkomdigi: 4,7 Juta Akun Anak Dinonaktifkan TikTok Cs
Langkah ini disebut sebagai dampak melonjaknya harga komponen memori yang digunakan di berbagai perangkat Apple. Selama bertahun-tahun, Apple dikenal mampu menahan harga jual produknya meski biaya produksi meningkat.
Namun kali ini situasinya berbeda. Apple memilih meneruskan sebagian kenaikan biaya produksi kepada konsumen melalui penyesuaian harga di berbagai kategori produk.
Kabar baiknya, pengguna iPhone masih bisa bernapas lega. Seluruh seri iPhone untuk sementara tidak mengalami kenaikan harga.
Selain itu, AirPods, Apple Pencil, dan Studio Display juga tetap dijual dengan harga lama.
MacBook hingga Mac Studio Naik Paling Tinggi
Lini komputer Mac menjadi kategori yang mengalami kenaikan harga paling signifikan. MacBook Neo versi entry-level dengan penyimpanan 256 GB kini dijual USD 699, naik USD 100.
MacBook Air 13 inci mengalami kenaikan USD 200, sedangkan MacBook Pro 14 inci naik USD 300. Namun lonjakan paling mencolok terjadi pada Mac Studio.
Varian Mac Studio berbasis chip M3 Ultra dengan konfigurasi memori terpadu 96 GB dan SSD 1 TB mengalami kenaikan hingga USD 1.300.
Sementara versi M4 Max juga naik USD 500.
Besarnya penyesuaian tersebut menjadikan Mac Studio sebagai produk Apple dengan kenaikan harga paling tinggi pada gelombang kali ini.
iPad dan Perangkat Rumah Pintar Ikut Terdampak
Konsumen yang berencana membeli iPad juga harus menyiapkan dana lebih besar.
iPad Air 11 inci kini mengalami kenaikan harga sebesar USD 150, sementara iPad Pro 11 inci naik USD 200.
