Cape Verde mencetak sejarah di Piala Dunia 2026. Negara debutan dengan populasi hanya sekitar 500 ribu jiwa ini berhasil lolos ke babak 32 besar.
Bertengger di Grup H bersama Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi, Cape Verde diprediksi akan menjadi juru kunci. Namun, mereka justru tampil mengejutkan.
>>> Momen Hangat Haaland dan Mbappe Berpelukan Usai Norwegia vs Prancis
Cape Verde menahan imbang Spanyol 0-0, Uruguay 2-2, dan Arab Saudi 0-0. Meski tanpa kemenangan, tiga poin cukup membawa mereka ke posisi kedua grup.
Spanyol memuncaki grup dengan tujuh poin, disusul Cape Verde (3 poin), Uruguay (2 poin), dan Arab Saudi (2 poin).
Kiper Vozinha, yang berusia 40 tahun, tampil gemilang di bawah mistar. Namun, seluruh skuad Cape Verde layak mendapat pujian atas disiplin dan keberanian mereka.
Legenda Manchester United, Gary Neville, memuji penampilan Cape Verde. "Mereka adalah jawaban bagi yang skeptis.
>>> Harga MacBook dan iPad Melonjak, iPhone Tinggal Tunggu Waktu
Negara dengan 500 ribu jiwa bisa menahan Spanyol dan Uruguay. Luar biasa," ujarnya kepada BBC.
Selanjutnya, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina pada babak 32 besar. Pertandingan akan digelar di Miami Stadium, Sabtu (4/7) pukul 05.00 WIB.
Eks pelatih Timnas Australia, Ange Postecoglou, menantikan kejutan lain. "Sepakbola telah menyentuh seluruh dunia.
Cape Verde adalah buktinya. Akan indah jika mereka bisa menang," katanya.
>>> Jorge Martin Raih Pole Position MotoGP Belanda 2026
Terlepas dari hasil melawan Argentina nanti, Cape Verde sudah menunjukkan performa luar biasa. Mereka layak mendapat aplaus.