⌂ Beranda News Robot Humanoid China Diprediksi Makin Laris dan Kuasai Pasar Global

Robot Humanoid China Diprediksi Makin Laris dan Kuasai Pasar Global

Robot Humanoid China Diprediksi Makin Laris dan Kuasai Pasar Global
Ilustrasi: Robot Humanoid China Diprediksi Makin Laris dan Kuasai Pasar Global
A A Ukuran Teks16px

Morgan Stanley kembali menaikkan proyeksi pengiriman robot humanoid China.

Bank investasi Wall Street itu kini memperkirakan sebanyak 50.000 unit akan dikirim pada 2026, hampir dua kali lipat dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 28.000 unit.

>>> Pelatih Skotlandia Steve Clarke Mundur Usai Gagal ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Ini adalah kali kedua Morgan Stanley meningkatkan perkiraan tahun ini. Pada Januari lalu, mereka hanya memproyeksikan 14.000 unit.

Menurut analis Morgan Stanley, Sheng Zhong, adopsi robot humanoid di China berlangsung lebih cepat dari perkiraan.

"Verifikasi komersial, dukungan kebijakan, dan umpan balik rantai pasok menunjukkan adopsi humanoid yang lebih cepat di China," ujarnya.

Morgan Stanley memperkirakan pasar robot humanoid China mencapai USD 2 miliar pada 2026 dan melonjak menjadi USD 15 miliar pada 2030.

Pengiriman tahunan diperkirakan mencapai 446.000 unit saat itu.

China terus mempercepat dominasinya di industri ini.

Semakin banyak produsen domestik yang berlomba meningkatkan skala produksi dan menerapkan robot di lingkungan nyata seperti pabrik, minimarket, dan restoran.

Pemerintah Beijing menjadikan pengembangan "embodied AI" sebagai prioritas lima tahun ke depan.

Mereka mengarahkan pemerintah daerah untuk memberikan subsidi lahan dan kantor bagi startup, serta memerintahkan bank memberikan persyaratan pinjaman yang menguntungkan.

Peluang Investasi dan Dominasi Pasar

Tahun lalu, sekitar 13.000 robot humanoid dikirim di seluruh dunia menurut Omdia.

Perusahaan China mendominasi lima posisi teratas berdasarkan jumlah pengiriman, sementara Figure AI dari AS berada di peringkat ketujuh dan Tesla di peringkat kesembilan.

>>> Daftar Tim di 32 Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Lolos Sempurna

CEO Tesla Elon Musk mengatakan awal tahun ini bahwa robot Optimus perusahaannya tidak akan dijual hingga akhir 2027.

Joe Ngai, pimpinan McKinsey Greater China, menilai robotika humanoid bisa menjadi target besar bagi investor.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru