Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan lonjakan signifikan penyebaran komentar spam yang mempromosikan judi online di berbagai platform media sosial.
Dalam dua pekan terakhir, temuan meningkat hingga 128% dibandingkan rata-rata periode Januari hingga Juli 2026.
>>> Rumor Kapasitas RAM iPhone 18 dan 18e Mengejutkan, Tak Sesuai Perkiraan
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, menyatakan bahwa lonjakan ini merupakan aktivitas terorganisir lintas negara yang memanfaatkan sistem otomatis atau bot.
Sistem tersebut memantau unggahan akun dengan jangkauan tinggi dan membanjiri kolom komentar dengan promosi judi online saat interaksi mulai ramai.
Fenomena ini juga dikaitkan dengan dimulainya Piala Dunia 2026 yang dimanfaatkan pelaku untuk meningkatkan promosi taruhan olahraga.
Modus Operandi dan Platform Terdeteksi
Komdigi mengidentifikasi pola penyebaran melalui akun palsu di Instagram, Facebook, dan TikTok. Modusnya berupa komentar berulang dengan variasi kata kunci dan tagar untuk menghindari moderasi platform.
>>> Belanda vs Maroko: De Oranye Bukan Unggulan
Analisis jaringan menunjukkan operasi penyebaran spam judi online terhubung dengan berbagai platform, salah satunya menggunakan tagar Rawitbet melalui sistem afiliasi.
Aktivitas ini terindikasi dijalankan secara terkoordinasi oleh jaringan akun yang berbasis di India dan Brasil, mampu menyebarkan ribuan komentar dalam waktu singkat.
Komentar promosi judi online paling banyak ditemukan pada platform di bawah naungan Meta, yaitu Instagram dan Facebook.
>>> Victor Dethan Ungkap Alasan Gabung Persija: Uji Diri di Klub Besar
Komdigi akan segera berkoordinasi dengan perwakilan Meta dan meminta platform lain untuk terus memperketat pengawasan terhadap konten judi online.