Penyerang Aljazair, Riyad Mahrez, memberikan penjelasan mengenai golnya yang tercipta di menit akhir pertandingan melawan Austria dalam penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Ia menyatakan bahwa tindakannya mencetak gol adalah bentuk penghormatan terhadap sepak bola.
>>> Enzo Maresca Resmi Jadi Manajer Baru Manchester City
Pertandingan yang digelar di Kansas City Stadium pada Minggu (28/6) WIB tersebut berakhir imbang 3-3.
Hasil ini memastikan kedua tim, Austria dan Aljazair, lolos ke babak 32 besar.
Menjelang akhir babak kedua, jalannya laga sempat melambat karena kedua tim tampak puas dengan skor imbang 2-2.
Namun, Mahrez berhasil mencetak gol pada menit ke-90+3, membawa Aljazair unggul 3-2.
>>> AHY Apresiasi Industri Ojol Sumbang Rp 565 T ke PDB Indonesia
Gol tersebut berpotensi mengubah nasib kedua tim; Aljazair akan lolos sebagai runner-up dan berhadapan dengan Spanyol, sementara Austria terancam tersingkir.
Mahrez mengakui situasi gol tersebut memang canggung. Ia merasa harus tetap berusaha mencetak gol ketika mendapatkan kesempatan, sebagai bentuk profesionalisme dan penghormatan terhadap olahraga.
"Saya harus menghormati sepak bola," ujar Mahrez, dikutip The Athletic. "Bola sampai di depan kiper dan saya harus mencetak gol - saya harus mencoba mencetak gol."
Meskipun demikian, Austria berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui gol Sasa Kalajdzic di menit-menit akhir pertandingan.
>>> Waspada Modus Baru Promosi Judi Online di Kolom Komentar Akun Besar
Pada akhirnya, Aljazair lolos sebagai salah satu peringkat tiga terbaik dan akan menghadapi Swiss di babak 32 besar, sementara Austria lolos sebagai runner-up grup.