⌂ Beranda News Politikus Prancis Balas Ejekan Turis AS Soal AC Minim Saat Gelombang Panas

Politikus Prancis Balas Ejekan Turis AS Soal AC Minim Saat Gelombang Panas

Politikus Prancis Balas Ejekan Turis AS Soal AC Minim Saat Gelombang Panas
Ilustrasi: Politikus Prancis Balas Ejekan Turis AS Soal AC Minim Saat Gelombang Panas
A A Ukuran Teks16px

Seorang politisi Prancis melontarkan kritik balik kepada turis Amerika Serikat yang mengejek minimnya penggunaan AC di negara tersebut.

Pernyataan ini muncul di tengah gelombang panas yang memecahkan rekor dan menyebabkan ribuan kematian.

>>> Oppo Reno 16 Series Resmi Meluncur di RI, Mulai Rp 7,9 Juta

Audrey Pulvar, Wakil Wali Kota Paris untuk urusan hubungan internasional, menyatakan bahwa sebagian tanggung jawab atas situasi ini ada pada warga Amerika.

Ia menyoroti bahwa Amerika Serikat sebagai penghasil emisi gas rumah kaca terbesar kedua di dunia, memikul tanggung jawab besar terhadap pemanasan global dan dampaknya yang kini dirasakan Prancis.

Pulvar menambahkan, kota-kota di Amerika yang mayoritas dilengkapi AC, tidak bisa lepas dari masalah ini.

in2

Ia meminta agar para jurnalis dan influencer media sosial Amerika menghentikan kritik dan mulai berkontribusi dalam penanganan perubahan iklim.

Prancis memang dikenal enggan menggunakan AC, dengan hanya 25% rumah tangga yang memilikinya.

>>> UEFA Takkan Terapkan Prestianni Law di Liga Champions Musim Depan

Keengganan ini sebelumnya dikaitkan dengan kekhawatiran lingkungan, budaya, dan peraturan bangunan yang ketat, meskipun tren ini mulai berubah seiring meningkatnya suhu.

Gelombang panas yang melanda Eropa saat ini dilaporkan telah menyebabkan lebih dari 1.300 kematian di Prancis, sebagian besar korban adalah lansia.

Ilmuwan menyebut gelombang panas yang dimulai pada 20 Juni ini sebagai yang terburuk yang pernah tercatat di Eropa.

Sebuah laporan dari World Weather Attribution menyatakan bahwa gelombang panas ini tidak mungkin terjadi tanpa adanya perubahan iklim.

>>> AI Jadi Partner Kreatif Anak Muda, Bukan Sekadar Alat Instan

Fenomena ini bahkan melampaui bencana gelombang panas tahun 2003 yang menewaskan 15.000 orang di Prancis.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru