Campus League Badminton Season 1 yang akan berlangsung pada Agustus 2026 akan menerapkan sistem skor terbaru dari Badminton World Federation (BWF).
BWF akan memberlakukan sistem skor 15 poin x 3 gim mulai awal Januari 2027. Keputusan itu diambil melalui voting dengan 198 negara setuju dan 43 menolak.
>>> Prancis Buktikan Diri sebagai Mesin Gol di Piala Dunia 2026
Campus League Badminton Season 1 langsung mengadopsi sistem skor baru tersebut. Kompetisi dimulai pada 19 Agustus 2026 melalui Regional Jabodetabek.
Setelah itu, ajang berlanjut ke Semarang, Surabaya, Samarinda, dan Bandung yang juga menjadi tuan rumah putaran puncak The Nationals.
Kompetisi ini mempertandingkan dua kategori, yaitu perorangan dan beregu, untuk putra maupun putri. Kategori beregu menggunakan format skor kumulatif 55 poin sesuai regulasi terbaru BWF.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengatakan pihaknya ingin mahasiswa tidak hanya mendapatkan jam terbang bertanding, tetapi juga beradaptasi dengan perkembangan regulasi internasional.
Harapannya, ketika mereka melangkah ke level yang lebih tinggi, sudah terbiasa dengan sistem pertandingan terbaru.
>>> Manchester United Kembali Pinjamkan Andre Onana ke Trabzonspor
Campus League Badminton terbuka bagi mahasiswa aktif dari seluruh perguruan tinggi yang terdaftar di PDDikti, mulai jenjang D1 hingga S3.
Peserta wajib tergabung dalam UKM bulu tangkis di kampus masing-masing, memiliki IPK minimal 2,25, lahir pada 2003 atau setelahnya, serta memiliki BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif.
Untuk kategori beregu, setiap perguruan tinggi dapat mendaftarkan satu tim putra dan/atau satu tim putri dengan komposisi maksimal 20 pemain dan enam ofisial.
Sementara pada kategori perseorangan, setiap kampus dapat mengirimkan maksimal dua pemain pada setiap nomor pertandingan.
>>> Kounde Santai Tanggapi Pernyataan Yamal soal Prancis
Biaya pendaftaran sebesar Rp2.000.000 per tim untuk kategori beregu dan Rp200.000 per pemain untuk kategori perseorangan.

