⌂ Beranda News Pemain Tanjung Verde Disambut Bak Pahlawan Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026

Pemain Tanjung Verde Disambut Bak Pahlawan Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026

Pemain Tanjung Verde Disambut Bak Pahlawan Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026
Ilustrasi: Pemain Tanjung Verde Disambut Bak Pahlawan Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia 2026
A A Ukuran Teks16px

Ribuan warga Tanjung Verde memadati bandara di ibu kota Praia, Minggu (6/7/2026), untuk menyambut kepulangan tim nasional sepak bola mereka dari Piala Dunia 2026.

Para pemain disambut bak pahlawan setelah menunjukkan performa gemilang di turnamen empat tahunan tersebut, meski akhirnya tersingkir di babak 32 besar.

>>> Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Kalah dari Norwegia

Tanjung Verde, yang dijuluki Hiu Biru, harus mengakui keunggulan Argentina dengan skor 2-3 setelah melalui babak perpanjangan waktu.

Performa Mengesankan di Debut Piala Dunia

Ini merupakan debut Tanjung Verde di Piala Dunia, dan mereka berhasil mencuri perhatian dengan permainan yang penuh determinasi.

Di fase grup, mereka mampu menahan dua mantan juara dunia, Spanyol (0-0) dan Uruguay (2-2), serta bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi untuk memastikan lolos ke babak gugur.

Meski kalah dari Argentina, Tanjung Verde dianggap kalah terhormat karena mampu merepotkan juara bertahan hingga membutuhkan gol bunuh diri Diney Borges untuk menang.

>>> Haaland Bawa Norwegia Singkirkan Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026

Sambutan meriah pun diberikan warga. Para pemain diarak seperti karnaval dengan tabuhan drum, nyanyian, dan kibaran bendera Tanjung Verde.

Kiper Tanjung Verde, Vozinha, mengungkapkan rasa syukur atas sambutan tersebut. "Kami menginginkan sesuatu yang lebih besar tetapi gagal lolos.

Sekarang kami hanya menikmati momen ini bersama rakyat," ujarnya.

>>> Robot Humanoid Canggih Beraksi Layaknya Atlet di RoboCup 2026

Kepulangan timnas bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan Tanjung Verde yang ke-51 tahun. Negara dengan populasi sekitar 525 ribu jiwa ini merdeka dari penjajahan Portugis.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM