Mantan bintang tim nasional Prancis, Frank Leboeuf, meyakini bahwa skuad Les Bleus saat ini memiliki kekuatan yang superior dibandingkan rival-rival mereka di Piala Dunia 2026.
Menurut Leboeuf, satu-satunya hal yang bisa menggagalkan Prancis meraih gelar juara dunia ketiga adalah diri mereka sendiri.
>>> Bola Logam Misterius Terdampar di Pantai Australia, Diduga Sampah Antariksa
Prancis telah menunjukkan performa impresif dengan menembus perempatfinal Piala Dunia 2026 dengan rekor sempurna sejak fase grup, menyamai pencapaian juara bertahan Argentina.
Tim asuhan Didier Deschamps ini juga menjadi tim paling produktif di turnamen, mencetak 14 gol dan 12 assist dari lima pertandingan, sambil hanya kebobolan dua gol.
Perjalanan Prancis di turnamen akan berlanjut menghadapi Maroko dalam perebutan tiket semifinal pada Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Leboeuf, yang merupakan bagian dari skuad Prancis saat memenangkan Piala Dunia 1998, menyatakan bahwa timnas Prancis memiliki semua elemen yang dibutuhkan untuk kembali mengangkat trofi juara dunia.
Musuh Terbesar Adalah Diri Sendiri
"Sangat mengecewakan jika Prancis tidak juara Piala Dunia," ujar mantan pemain Chelsea dan Marseille itu kepada RMC Sport.
Ia menambahkan bahwa pandangan orang asing terhadap Prancis sangat positif.
>>> Trump Izinkan Ukraina Produksi Rudal Patriot, Tapi Ada Catatan
"Ketika Anda mengobrol dengan orang asing, apakah mereka itu orang Inggris, Amerika, atau dari negara lain, mereka bilang: 'Ini mustahil.
Kita enggak bisa bermain melawan mereka. Mereka itu sulit dikalahkan.
Mereka terlalu kuat.'"
"Dibandingkan dengan tim-tim lain, kita jauh lebih superior. Sekarang, satu-satunya musuh timnas Prancis itu adalah diri mereka sendiri," tegas Leboeuf.
Ia yakin jika Prancis terus mempertahankan performa seperti yang ditunjukkan sejak awal turnamen, tidak ada tim yang mampu mengalahkan mereka.
"Jika mereka terus bermain seperti yang mereka mainkan sejak awal turnamen, tidak ada yang bisa menyentuh mereka. Mustahil."
>>> Prancis vs Maroko: Pelatih Singa Atlas Tegaskan Bukan Misi Balas Dendam
Leboeuf menutup dengan keyakinan pada mentalitas dan kualitas tim Prancis untuk melaju hingga akhir turnamen.
