⌂ Beranda News Gamer Gugat Microsoft Akun Dibajak, Menang Dapat Ganti Rugi

Gamer Gugat Microsoft Akun Dibajak, Menang Dapat Ganti Rugi

Gamer Gugat Microsoft Akun Dibajak, Menang Dapat Ganti Rugi
Ilustrasi: Gamer Gugat Microsoft Akun Dibajak, Menang Dapat Ganti Rugi
A A Ukuran Teks16px

Seorang pengguna Reddit bernama OrdoLiberal berhasil merebut kembali akun Microsoft-nya yang diretas setelah menggugat perusahaan tersebut ke pengadilan.

Peristiwa ini bermula pada April lalu ketika akun Microsoft miliknya dibajak, meskipun ia sudah mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA).

>>> Prancis Vs Spanyol: Cubarsi Tak Gentar Hadapi Mbappe di Semifinal Piala Dunia 2026

Saat meminta bantuan, layanan pelanggan Microsoft justru mengecewakan. Mereka mengakui akun telah dicuri, tetapi mengklaim tidak bisa memulihkannya karena peretas sudah mengubah detail keamanan.

Solusi yang ditawarkan Microsoft hanyalah menutup akun secara permanen, yang berarti Ordo harus kehilangan dan membeli kembali semua game miliknya, termasuk Minecraft.

Menariknya, layanan pelanggan Ubisoft menangani insiden turunan dengan lebih sigap.

Ketika peretas mencoba mengambil alih akun Ubisoft Ordo, Ubisoft hanya meminta verifikasi identitas dan memulihkan akun dalam waktu kurang dari satu jam.

Digugat ke Pengadilan, Microsoft Kalah Telak

Merasa dirugikan, Ordo menghubungi pengacara. Ternyata, balasan dari Microsoft sebelumnya hanyalah pesan otomatis.

Microsoft melawan gugatan ini dengan mengerahkan 12 pengacara dan menyerahkan dokumen pembelaan setebal 300 halaman. Namun, Microsoft tetap kalah.

Berdasarkan putusan bernomor 0811207-44.2026.8.19.0002 di pengadilan Rio de Janeiro (TJRJ), Microsoft diberi waktu 15 hari untuk memulihkan akun serta seluruh pembelian Ordo.

>>> Pemain Spanyol Bela Prancis Usai Mantan PM Rajoy Berkomentar Rasis

Jika gagal, perusahaan akan menghadapi denda ratusan dolar yang terus bertambah. Microsoft juga diwajibkan membayar denda kerugian moral sebesar USD 400 (sekitar Rp 6,4 juta).

Satu detail kocak: Ordo mengaku tidak mengeluarkan biaya sepeser pun untuk mengajukan gugatan berkat hukum perlindungan konsumen Brasil yang menyediakan fasilitas pembelaan hukum gratis.

Ia hanya mengeluarkan USD 10 untuk membeli celana panjang, karena tidak diizinkan masuk ke gedung pengadilan dengan celana pendek.

Ancaman di Era Game Serba Digital

Kemenangan konsumen ini menyoroti rapuhnya kepemilikan digital, terutama dengan masa depan industri game yang kian meninggalkan media fisik.

Sony telah mengonfirmasi bahwa mulai Januari 2028, semua game PlayStation baru hanya akan dijual dalam format digital.

Microsoft kabarnya juga menuju ke arah yang sama. Konsol Xbox generasi berikutnya, yang dirumorkan bersandi Project Helix, disebut-sebut akan meluncur tanpa disc drive.

>>> Oppo Enco Air5 dan Air5s Resmi di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya

Meski begitu, Microsoft dikabarkan tengah menguji fitur disc-to-digital untuk mengonversi kaset fisik lama menjadi lisensi digital.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM